SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC Tuban menggelar rapat pleno pembentukan kepengurusan PAC se-kabupaten Tuban, Sabtu (11/4/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Ony Setiawan menyampaikan, sejumlah nama yang terbahas dalam rapat pleno mempunyai latar belakang keprganisasiqn hingga profesi yang beragam.
Mulai dari buruh, pengusaha, praktisi hukum, aktivis lingkungan, hingga pengurus organisasi keagamaan.
Ony menyebut, pelibatan tersebut dilakukan guna memperluas fokus kerja kepartaian. Seperti semboyan “Partainya Wong Cilik” yakni gerakan politik harus berfokus pada aspirasi rakyat. Fokus pada kebutuhan masyarakat.

Maka bergabungnya berbagai profesi diharap mampu menjawab persoalan yang dialami masyarakat secara lebih komprehensif.
“Untuk usulan keterlibatan perempuan sudah memenuhi kuota, kemudian keterlibatan anak muda juga sudah sesuai setiap kecamatan dan memang ada target-target baru khususnya menggerakkan anak muda,” ujarnya.
Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan program-progam yang akan mereka garap. Salah satunya memaksimalkan kerja BPEK (Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan), pemberdayaan pengusaha muda, pengembangan sektor pertanian, serta perhatian khusus pada isu ibu dan anak.

“Tidak ada program baru, cuman fokusnya yang baru. Jadi semacam BPEK itu lebih fokus menggerakkan pengusaha muda, pertanian juga gitu, untuk ibu dan anak juga begitu,” jelas Ony yang juga anggota DPRD Jawa Timur.
Untuk itu, pihaknya akan menyolidkan barisan. Dengan keberanian untuk melakukan regenerasi, diharap kerja kerakyatan makin maksimal.

“Terkadang ada sedikit kesenjangan saja. Keberanian untuk memasang yang baru, keberanian untuk mencoba keluar dari zona nyaman bahwa anak muda akan bisa menggerakkan itu, tapi sudah nggak masalah,” pungkasnya.(nia/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










