MALANG – Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang periode 2025-2030 menggelar rapat konsolidasi perdana di Kantor DPC, Minggu (4/1/2026). Rapat perdana ini dihadiri semua pengurus baru hasil konfercab serentak di Surabaya 20-21 Desember 2025 lalu.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, fokus utama pertemuan tersebut adalah penguatan struktur organisasi dan pemantapan arah gerak politik partai untuk periode 2025-2030.
Dia menegaskan, di periode ini, kepengurusan baru tidak memiliki waktu untuk bersantai. Didik menginstruksikan seluruh kader dalam struktur untuk segera bekerja secara kolektif dan terkoordinasi.
“Pengurus baru sudah terbentuk. Ini adalah amanah dan tanggung jawab dari partai. Kita harus segera bergerak, bersinergi, dan menjalankan program internal maupun eksternal yang berpihak dan berdampak kepada rakyat,” ujar Didik, dikutip Senin (5/1/2026).
Dia pun menggarisbawahi pentingnya efisiensi komunikasi antar bidang. Didik mengingatkan agar seluruh langkah pengurus tetap disiplin dan tegak lurus pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDI Perjuangan.
“Semua gerak langkah harus linier dengan kebijakan DPP. Tidak boleh ada penyimpangan ideologis,” tegasnya.
Senada, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Abdul Qodir menyatakan bahwa konsolidasi ini merupakan bukti nyata bahwa PDIP tidak hanya hadir di saat momentum pesta demokrasi atau pemilu.
“Kami berkomitmen untuk terus membuktikan loyalitas dan konsistensi melalui program pengabdian dan sosial kemasyarakatan, tanpa menunggu agenda demokrasi,” kata Adeng, sapaan akrabnya.
Selain penguatan internal, rapat tersebut juga membahas pemetaan mendalam mengenai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Malang. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan strategi politik partai.
Menurut Adeng, PDI Perjuangan berkomitmen untuk proaktif dalam menyikapi dinamika daerah. “Masih banyak pekerjaan rumah untuk menjadikan Kabupaten Malang lebih baik. PDI Perjuangan tidak akan tinggal diam dalam menyikapi persoalan kerakyatan,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang tersebut.
Sementara, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh menekankan pentingnya akselerasi dalam menjalankan program-program strategis partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Di sisi lain, penguatan internal melalui program kaderisasi pengurus partai di semua tingkatan juga menjadi prioritas utama yang harus segera dilaksanakan dalam menanamkan nilai-nilai ideologis partai secara mendalam.
”Dengan landasan ideologis yang kuat maka arah dan langkah perjuangan dan kerja-kerja kerakyatan kita bisa berjalan baik. Ini akan menjadi komitmen kami bersama menjaga marwah PDI Perjuangan sebagai partai-nya wong cilik,” tegasnya. (ull/pr)