oleh

Dimatangkan, Kerja Sama Surabaya-Liverpool

SURABAYA – Kerja sama antara Surabaya dengan Liverpool, Inggris, yang sudah terbangun sejak 2014, bakal lebih ditingkatkan. Khususnya di bidang pendidikan guru, maritim dan pelabuhan, public transmart, dan pengolahan limbah rumah sakit.

Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengatakan, peluang kerja sama antara Pemkot Surabaya dengan Liverpool itu dimatangkan saat menerima kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik serta tiga pengusaha dari Liverpool di Ruang Sidang Sekkota Surabaya, kemarin.

Pertemuan itu juga diikuti beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Surabaya. Harapannya, ada interaksi langsung antara delegasi Liverpool dengan beberapa SKPD, terkait apa saja yang bisa dikerjasamakan.

“Kami juga sampaikan paparan dan peluang kerja sama terkait potensi di Surabaya pada tahun-tahun mendatang,” kata Whisnu.

Kerja sama yang akan dibangun, sebut Whisnu, di antaranya bidang pendidikan guru yang akan terus di “upgrade” untuk mengasah dan menambah kemampuan dalam hal mengajar dan berbahasa Inggris.

Terkait public transmart yang akan dikerjasamakan, yakni pengembangan moda transportasi bus, MRT, monorel dan trem. Selain itu, juga kerja sama bidang kemaritiman dan pelabuhan.

“Terkait hal ini, Pemkot Surabaya akan menggandeng Pelindo III agar mampu mengembangkan pelabuhan di Surabaya menjadi lebih baik,” ujar wakil wali kota yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Selanjutnya, pembahasan pengolahan limbah, khususnya limbah rumah sakit yang dinilai Whisnu cukup menarik. Karena saat ini pengelolaan limbah di rumah sakit dan puskesmas tidak dikelola pemkot, melainkan diolah pihak ketiga.

“Sesuai keinginan Ibu Wali Kota, sebaiknya limbah rumah sakit dan puskesmas dapat dikelola pemkot ketimbang pihak ketiga,” jelas dia.

Sebab, lanjut Whisnu, jika dikelola sendiri sistem pengolahan limbah tidak lagi membahayakan warga sekitar. Namun bisa diubah menjadi limbah yang ramah lingkungan bagi warga, contohnya mengubah limbah rumah sakit dan puskesmas menjadi listrik.

Putra mantan Sekjen PDIP almarhum Ir Soetjipto ini berharap kerja sama dengan Liverpool dapat berjalan lancar, sehingga ke depan pembangunan Surabaya menjadi lebih bagus dan lebih baik lagi, apalagi dengan adanya dukungan smartcity. (goek)