Selasa
04 Agustus 2026 | 8 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diklat Penggerak Koperasi, Syahrul Alim: Kader yang Dilatih Harus Jadi Agen Perubahan

pdip jatim 250613 Syahrul diklat koperasi 1

BLITAR – Pendidikan dan pelatihan kader penggerak koperasi yang digelar Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklatda) PDI Perjuangan Jawa Timur, Minggu (22/6/2025), tidak hanya menjadi ruang penguatan kapasitas teknis, tapi juga jadi momentum membumikan kembali semangat koperasi sebagai ruh perjuangan ekonomi rakyat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Syahrul Alim, menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar instrumen peningkatan ekonomi individu, melainkan merupakan warisan ideologis Bung Karno yang mengajarkan pentingnya gotong royong sebagai dasar membangun kesejahteraan bersama.

“Koperasi itu bukan hanya soal untung rugi. Bung Karno sudah mengajarkan kepada kita bahwa koperasi adalah guru perekonomian Indonesia. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, kemandirian, dan solidaritas,” tegas Syahrul.

Menurutnya, semangat koperasi sejati harus kembali dihidupkan, bukan hanya sebagai formalitas kelembagaan.

Dia menyebutkan bahwa koperasi harus menjadi gerakan rakyat yang benar-benar menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Baca juga: Kalangan Muda PDI Perjuangan Blitar Raya – Tulungagung Antusias Ikuti Pelatihan Kader Penggerak Koperasi

“Gotong royong itu inti koperasi. Jangan sampai koperasi hanya jadi tempat segelintir orang mencari keuntungan. Harus ada manfaat nyata dan rasa memiliki dari seluruh anggota. Itu yang membedakan koperasi dengan badan usaha lain,” jelasnya.

Syahrul juga menyambut baik rencana pembentukan koperasi baru di tingkat desa, termasuk koperasi dengan nama Merah Putih, yang akan didirikan oleh para kader hasil pelatihan ini. Dia berharap koperasi-koperasi tersebut berakar pada nilai-nilai perjuangan, tertib dalam pengelolaan, serta tidak mengulangi kesalahan masa lalu.

“Kita ingin spirit koperasi zaman Orde Baru yang benar-benar aktif dan tertib itu bisa hidup kembali, tapi kali ini dengan semangat demokratis dan transparan. Jangan ada lagi koperasi fiktif atau mati suri,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya mematuhi prinsip-prinsip dasar perkoperasian, baik dalam tata kelola, partisipasi anggota, hingga pelaporan keuangan. Menurutnya, keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan integritas para pengurusnya.

“Kader-kader yang dilatih hari ini harus jadi agen perubahan. Tidak cukup hanya punya semangat, tapi juga harus dibekali ilmu dan etika. Jangan sampai koperasi gagal karena kelalaian kita sendiri,” tegas Syahrul.

Dalam pelatihan yang diikuti ratusan kader dari berbagai daerah di Blitar Raya dan Tulungagung ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung tentang pengelolaan koperasi modern, termasuk manajemen SDM, strategi pemasaran, hingga digitalisasi layanan.

Syahrul optimistis bahwa melalui program pelatihan kader penggerak koperasi ini, akan lahir generasi baru yang mampu merevitalisasi koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

“Visi PDI Perjuangan jelas, bahwa politik harus memberi manfaat nyata. Melalui koperasi, kita ingin menciptakan kemandirian ekonomi rakyat yang berbasis komunitas. Dan itu semua harus dimulai dari desa,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...
KRONIK

Bupati Fauzi Koordinasi dengan Menhub, Pastikan Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II Maksimal

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Jember: Efisiensi Anggaran Lebih Masuk Akal daripada Menambah Utang

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung Komitmen Kawal Usulan Warga hingga Tuntas

TULUNGAGUNG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumarno, menegaskan komitmennya untuk terus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...