Didik: Seluruh Kader PDIP Wajib Menangkan Sanusi di Pilbup Malang

Loading

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto menegaskan, seluruh kader Partai di Kabupaten Malang wajib menjalankan perintah DPP PDI Perjuangan. Yakni memenangkan bakal calon Bupati HM Sanusi di Pilkada 2020.

Apalagi, kata Didik, bakal calon bupati incumbent tersebut adalah kader PDI Perjuangan. Rabu (4/3/2020) kemarin, mantan politisi PKB itu secara resmi diperkenalkan sebagai kader PDIP saat mengunjungi kantor DPC Kabupaten Malang.

“Saya sampaikan keputusan bulat dari DPP, bahwa H.M Sanusi adalah kader PDI Perjuangan ke seluruh anggota DPC yang selanjutnya akan konsolidasi dan merapatkan barisan ke PAC, ranting dan juga anak ranting,” ungkap Didik Gatot Subroto, Kamis (5/3/2020).

Seperti diketahui, Sanusi telah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan bersama Didik Gatot Subroto untuk maju dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang 2020. Saat ini Sanusi menjabat Bupati Malang menggantikan Rendra Kresna yang ditahan KPK karena kasus dugaan suap.

Sanusi mengatakan, dirinya siap bekerjasama dengan seluruh kader PDIP untuk memenangkan Pilbup Malang 2020. “Saya siap mengkolaborasikan visi dan misi agar bisa berjalan dengan maksimal dan bisa memenangkan Pemilukada nanti,” katanya.

Sementara itu, terkait adanya rencana pembentukan koalisi besar untuk melawan calon petahana HM Sanusi di Pilkada 2020, Didik Gatot Subroto menyatakan bahwa hal itu sah-sah saja dilakukan. Dia menilai itu merupakan bagian dari dinamika politik.

“Ya wajarlah, artinya sebuah kompetisi, masing-masing partai politik memiliki semangat juang di dalam rangka mendukung sebuah pemenangan,” kata Didik.

Dengan sudah turunnya rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, pihaknya juga bertekad untuk memenangi Pilkada nanti. Dia enggan terbebani dengan apa yang dilakukan rival-rival politiknya.

“Karena PDI saat ini sudah menetapkan pasangan calonnya maka PDI juga bertekad harus memenangkan Pilkada ini,” tegas politisi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Malang ini. (goek)