Rabu
14 Oktober 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Depan Relawan MGB Jatim, Mahfud Tegaskan Komitmennya Perjuangkan Nasib Guru dan Kesejahteraan Petani

PDIP-Jatim-Mahfud-MD-13012024

SURABAYA – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib para guru dan petani hingga ke pelosok negeri. Menurutnya, guru adalah profesi yang sangat berjasa untuk negeri. Dari didikan merekalah terbentuk kader-kader bangsa yang hebat dan membangun Indonesia. Sayangnya kesejahteraan masih sulit didapatkan.

“Guru itu ya guru madrasah, guru di pesantren, guru-guru seperti itu melahirkan orang hebat seperti Pak As’ad dan Mbak Yenny, kemudian saya. Itu semua dididik oleh guru, tapi sekarang guru itu tidak ada yang mau memikirkan nasibnya,” ujar Mahfud dalam acara deklarasi Relawan Mahfud Guru Bangsa Jawa Timur di International Expo (JIE) Convention Exhibition Surabaya, Sabtu (14/1/2024).

Hal itulah yang akan Ganjar-Mahfud perjuangkan. Cawapres Ganjar Pranowo sekaligus Menko Polhukam itu menyebut bahwa persoalan tersebut telah masuk dalam 21 program unggulan mereka.

Mahfud juga menjelaskan, pihaknya sudah merinci jumlah anggaran negara yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh pengajar. Mulai dari guru madrasah hingga guru ngaji yang selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Negara punya dana abadi untuk pengurusan pesantren dan lain-lain itu jumlahnya 138 triliun. Dari dana tinggal membuat kebijakannya,” tuturnya.

Bukan hanya guru, pihaknya juga fokus pada nasib para petani. Mahfud menyebut, keadaan petani saat ini sangat miris. Mereka yang menjadi penyokong ekonomi negara agraris justru banyak yang masuk ke kredit macet hingga sekira 678 milyar. Kondisi tersebut akan diperbaiki oleh Ganjar-Mahfud. Lewat program-program unggulannya, petani dapat lebih sejahtera.

“Para petani ga usah kredit sampai tidak mampu bayar. Insya Allah itu akan jadi program untuk dianggap lunas dengan kebijakan pemerintah,” tuturnya.

Hal tersebut, lanjut Mahfud, dapat terwujud dengan kebijakan-kebijakan yang tepat dan pemberantasan korupsi. “Uang negara ini itu banyak, kalau kita bisa menghapus korupsi. Separuh saja, sudah bisa memakmurkan petani, nelayan, dan lain-lain. Kita punya uang banyak, cukup asalkan tidak korupsi dan dikorupsi,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...