Kamis
11 Juni 2026 | 4 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Desa Jadi Pusat Produksi Pertanian

Jokowi di pematang sawah

Jokowi di pematang sawahJAKARTA — Bakal calon presiden Joko “Jokowi” Widodo bertekad akan menjadikan desa dan masyarakatnya sebagai pusat produksi pertanian. Itu adalah salah satu cara Jokowi mengatasi persoalan kemiskinan akut di Indonesia.

“Petani harus betul-betul merasa produknya itu menguntungkan, sehingga mereka terpacu untuk produksi terus,” kata Jokowi di Jakarta, Kamis (22/5/2014) malam.

Supaya petani merasa produknya menguntungkan, sehingga terpacu memproduksi lebih banyak, jelas Jokowi, mereka harus didukung dengan persediaan varietas unggul produk pertanian. Produk itu pun harus memiliki kelebihan dengan produk sejenis dari daerah lain.

Tak kalah penting, tambah Jokowi, pemerintah memastikan bahwa produk petani memiliki pasar jelas. Tidak hanya itu, pemerintah juga harus mengawasi proses distribusi produk pertanian agar tidak ada oknum yang mempermainkan harga produk.

“Terakhir, kita back up dengan modal yang baik, bikin bank untuk petani. Ingat orientasi kita desa itu tempat produksi, bukan konsumsi,” jelas Jokowi.

Jika potensi produk suatu daerah terangkat atas strategi itu, lanjut Jokowi, hal itu sejalan dengan ide pembangunan sistem tol laut yang juga dia gagas. Produk pertanian antardaerah di Indonesia bisa terdistribusi dengan baik. Dengan demikian Indonesia tak tergantung dengan barang impor.

“Kalau sudah tumbuh begitu, dari barat ke timur, Sabang sampai Merauke pasti akan ada pemerataan,” ujarnya.

“Jika semua infrastruktur siap, ekonomi ikut bergerak maju. Kalau begitu lapangan kerja pun akan terbuka, efeknya harus seperti itu,” ucap dia.

Turunkan AKI dan AKB

Jokowi yang berpasangan dengan cawapres Jusuf Kalla juga memasukkan target menurunkan angka kematian ibu dan bayi sebagai bagian dari sistem perlindungan sosial di bidang kesehatan. Dalam visi-misi yang pasangan ini serahkan kepada Komisi Pemilihan Umum, program menurunkan angka kematian ibu dan bayi akan mendapat alokasi khusus dari anggaran negara.

Untuk menurunkan AKI (angka kematian ibu), AKB (angka kematian bayi), serta pengendalian HIV/AIDS maupun penyakit menular dan kronis, pasangan Jokowi-JK akan mengalokasikan anggaran negara sekurang-kurangnya 5 persen.

Komitmen ini bagian dari memperjuangkan kebijakan khusus untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan, khususnya bagi penduduk di pedesaan dan daerah terpencil. Salah satu langkahnya adalah menyediakan persalinan gratis bagi setiap perempuan yang melakukan persalinan.

Lebih lanjut, pasangan ini juga berkomitmen menghentikan praktik kekerasan terhadap perempuan. Upaya itu dilakukan mulai dari pencegahan, peningkatan kualitas kelembagaan, peningkatan alokasi anggaran, hingga segera membahas dan mengesahkan RUU Kekerasan Seksual. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...