Selasa
22 September 2026 | 10 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Deni Wicaksono Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada Milenial di Ngawi

pdip-jatim-dprd-jatim-190222-deni-wicaksono-a

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono SSos, menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan untuk masyarakat di Kecamatan Jogorogo, Sabtu (19/2/2022).

Kegiatan yang bertajuk ‘Merawat Kebhinekaan Dalam Gotong-royong,’ itu dilaksanakan di Gedung Panti, Balai Desa Jogorogo. Kegiatan itu diikuti seratusan peserta, yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Jogorogo.

Saat memaparkan materi, Deni Wicaksono menyampaikan bahwa, perkembangan teknologi informasi adalah sebuah keniscayaan. Tidak bisa dibendung pergerakannya. Atas hal itu, seyogyanya harus disikapi dengan bijaksana dan tepat.

“Tantangan zaman ke depan akan lebih sulit, karena perkembangan teknologi informasi yang saat ini kian masif,” kata Deni Wicaksono.

Deni Wicaksono mengatakan, ada sisi positif dan negatif terkait perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, dengan perkembangan tersebut, masyarakat bisa dengan mudah mengakses informasi apapun.

Hanya saja, ketiadaan filter, menjadikan semua konten, baik yang bernas positif ataupun negatif, bisa dikonsumsi oleh siapapun.

Keberadaan konten negatif, yang memuat fitnah, ujaran kebencian, hingga hoaks berpotensi memecah belah bangsa dan mengancam kerukunan dalam kebhinekaan.

Terkait itu, Deni Wicaksono juga memberikan pesan khusus bagi generasi muda. Khususnya bagi kelompok usia milenial dan Gen Z. Generasi yang tumbuh dan berkembang bersama teknologi.

“Himbauan kami, untuk kelompok milenial, Gen Z, agar lebih jeli lagi dalam menerima, mencerna, memfilter, dan membaca dari berbagai sumber sebagai informasi pembanding,” katanya.

Tidak hanya itu, Deni Wicaksono juga mengimbau, agar para generasi muda untuk banyak belajar sejarah bangsa. Bisa melalui orang yang lebih tua, ataupun senior. Karena bagaimanapun juga, kata Deni Wicaksono, kita tidak boleh lupa akan sejarah.

Legislator PDI Perjuangan tersebut, kepada peserta menyampaikan, penawar dari perpecahan bangsa adalah Pancasila. Menurutnya, Pancasila adalah alat pemersatu bangsa Indonesia yang dibangun atas pondasi kebhinekaan.

“Bangsa ini terus dirong-rong dan dan terus dipecah belah, dengan berbagai cara, tetapi Alhamdulillah, bangsa ini masih dan akan terus kokoh berdiri dengan pondasi yang sangat hebat yaitu Pancasila,” ujarnya.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Heru Kusnandar dan anggota Fraksi PDI Perjuangan, Slamet Riyanto.(mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Minta Pimpinan Komisi VIII DPR Serius Sikapi Masalah UINSA

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong evaluasi total terhadap tata kelola Perguruan Tinggi ...