SURABAYA – Dua kader Banteng dari Kecamatan Pabean Cantian, Maria Ulfah dan Kusni, diberangkatkan DPC PDI Perjuangan Surabaya ke tanah suci untuk menjalankan ibadah umrah.
Maria Ulfah yang merupakan istri dari Ketua PAC Pabean Cantian dan Kusni yang menjabat sebagai pengurus ranting Tanjung Perak, mendapatkan kesempatan itu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendukung partai.
Keduanya berperan besar dalam upaya meraih kemenangan signifikan bagi PDI Perjuangan di beberapa ajang pemilihan umum. Mulai dari pemilu legislatif, Pilkada Kota Surabaya, hingga Pemilihan Gubernur.
”Mereka menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendukung perjuangan partai dan rajin beribadah. Kami memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi,” ungkap Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya Achmad Hidayat, Sabtu (1/3/2025).
Kusni, yang memiliki keteguhan luar biasa, tetap menjalankan tugas sebagai saksi dalam Pemilu meskipun menghadapi cobaan besar di keluarga. Saat suaminya, Longsat, sedang dirawat akibat sakit stroke, Kusni tidak pernah absen menjalankan kewajibannya sebagai kader partai.
”Saya harus tetap menjalankan tugas, meskipun dalam kondisi sulit. Ini adalah bentuk pengabdian saya kepada partai,” ujar Kusni.
Achmad Hidayat pun menitipkan pesan khusus kepada kedua kader yang berangkat umroh, agar menjalankan ibadah tersebut dengan khidmat, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
”Doakan Republik Indonesia, Ibu Megawati Soekarnoputri, Pak Sekjen Hasto Kristiyanto, serta seluruh kader PDI Perjuangan di Kota Surabaya selalu diberikan kekuatan dalam melayani rakyat,” pesannya.
Dia juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua DPC PDI Perjuangan Adi Sutarwijono terus diberkahi dengan kebijaksanaan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Surabaya. (gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










