Senin
10 Agustus 2026 | 8 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Curhat ke WS, Warga Tandes Keluhkan Kampungnya Belum Tersentuh Pavingisasi dan PJU

pdip-jatim-ws-warga-tandes-180720-1

SURABAYA – Puluhan masyarakat kawasan Barat Surabaya mendatangi kediaman dinas Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Jumat (17/7/2020) malam.

Warga dari Kelurahan Tandes itu mengeluhkan kampungnya, khususnya di Kampung Tandes Kidul Gang Sawah, yang belum tersentuh pavingisasi dan penerangan jalan umum (PJU).

“Sudah 25 tahun belum tersentuh,” kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LMPK) Tandes, Sutono.

Pun dengan pavingisasi juga masih belum menyeluruh.”Karena masih sebagian. Untuk itu kami memohon agar Pemkot Surabaya bisa memberikan perhatian,” terang Sutono.

Dalam pertemuan itu, warga juga curhat kepada Whisnu, terkait dengan kondisi kampungnya selama pandemi Covid-19 melanda.

Mereka sudah kewalahan, dalam menangani secara pribadi dan swadaya dalam pengurusan Kampung Tangguh Covid-19. Karena itu, mereka minta Pemkot untuk turun tangan membantu warga.

Sementara, Whisnu Sakti menjelaskan, soal keluhan proses pavingisasi bakal ditindaklanjuti. ”Termasuk soal PJU. Tolong nanti serahkan alamatnya saja dimana. Biar diurus DKRTH,” katanya.

Wawali yang kerap disapa WS ini menerangkan, selama ini proses pemerataan pembangunan di wilayah Surabaya terus dilakukan. Meski diakui hal tersebut belum maksimal.

“Kedepan gagasan saya untuk dana Rp 50 sama Rp 100 juta per RT ini bisa jadi solusi. Bagaimana warga kampung bisa berdaulat membangun kampungnya sendiri,” terang politisi PDI Perjuangan yang maju dalam Kontestasi Pilwali Surabaya 2020 ini.

Dia pun menjelaskan jika Pemkot masih kewalahan dalam mengurus covid-19. Maka dari itu, ia berharap warga sabar menunggu dalam pembangunan infrastruktur.

“Saat ini memang agak susah. Hampir semua anggaran digeser ke Covid-19. Tapi saya usahakan untuk menyampaikan itu ke dinas yang terkait,” kata Whisnu.

WS juga terus mengawal proses pencairan dana stimulan Rp 10 juta setiap RW dalam masa pandemi. Menurutnya, secara hukum dana stimulan itu tidak ada masalah.

Baik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan, sebutnya, memperbolehkan adanya dana stimulan untuk kampung tangguh.

“Sudah clear kalau dari BPK dan Kejaksaan. Mereka menyetujui dalam Rapat Koordinasi beberapa saat lalu. Ini saya kejar, agar Walikota segera turunkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya,” terang WS.

Sehingga setelah cair nanti, dana itu bisa digunakan warga untuk membangun infrastruktur kampungnya untuk penanganan pandemi. Bisa untuk pembuatan masker kain, penyemprotan disinfektan, penyediaan sabun cuci tangan, dan pembuatan dapur umum bagi warga terdampak. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kontribusi Kendaraan Listrik Disesuaikan dengan Beban terhadap Jalan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim menyusun kebijakan fiskal kendaraan listrik yang ...
KRONIK

Persaingan Soekarno Cup 2026 Ketat, Banteng Bali Matangkan Adaptasi dan Mental

SURABAYA – Tim Bali menunjukkan komitmen tinggi untuk merebut gelar juara Soekarno Cup 2026 dengan melakukan ...
KABAR CABANG

Ranting-Anak Ranting se-Kecamatan Bandung Terbentuk, DPC Harap Kader Muda Termotivasi Semangat Senior

TULUNGAGUNG – Struktur Pengurus Ranting (PR) dan Pengurus Anak Ranting (PAR) PDI Perjuangan se-Kecamatan Bandung ...
KRONIK

Terima Aspirasi Masyarakat, PDIP Jember Tegas Tolak Rencana Hutang Rp786 Miliar

JEMBER – Aksi penolakan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meminjam Rp786 miliar melalui skema Lembaga ...
LEGISLATIF

Abdul Qodir Realisasikan Pokir 2026 untuk Bedah Rumah Warga di Malang

MALANG – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, merealisasikan anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Sisakan 4 Kecamatan, Konsolidasi Ditargetkan Tuntas Sebelum 17 Agustus

BLITAR – Konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir. Dari seluruh wilayah yang ditargetkan, ...