BATU – DPC PDI Perjuangan Kota Batu mengundang jajaran penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Bawaslu setempat di sela rapat konsolidasi perdananya, Senin (5/1/2026).
Rapat koordinasi itu membahas sinergitas penyelenggara pemilu dengan partai untuk menciptakan Pemilu 2029 yang berkualitas.
Pertemuan ini juga sebagai respons atas surat koordinasi terkait daftar pemilih retap (DPT) dan sistem informasi pencalonan (Silon). Pasca restrukturisasi kepengurusan baru, PDI Perjuangan Kota Batu akan melakukan pembaruan data kepengurusan.
Baca juga: Tancap Gas Konsolidasi Pengurus Baru, DPC PDIP Kota Batu Fokus Rangkul Gen Z dan Kerja Kerakyatan
Ketua DPC PDIP Kota Batu Saifudin Zuhri menerangkan agenda pertemuan ini dilakukan sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun demokrasi yang sehat dan berkualitas.
Dalam forum tersebut, Saifudin juga menegaskan komitmen PDI Perjuangan terhadap pemenuhan kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan, sebagaimana amanat undang-undang.
Dia juga menegaskan PDI Perjuangan Kota Batu siap bersinergi dengan KPU dan Bawaslu dalam mendidik masyarakat secara politik serta menjalankan program-program kerakyatan sesuai visi dan misi partai.
“Ke depan kami akan terus bersinergi, baik dengan seluruh parpol maupun penyelenggara, terutama terkait pendidikan politik demi menciptakan demokrasi di Kota Batu yang berkualitas,” ujar Saifudin.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Batu Heru Joko Purwanto mengapresiasi langkah PDIP Batu yang aktif membangun komunikasi dengan penyelenggara pemilu. Dia menilai, sinergi berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kualitas demokrasi.
“Partisipasi pemilih di Kota Batu sudah tinggi, namun dari sisi kualitas masih perlu ditingkatkan karena masih ditemukan kesalahan seperti salah coblos. Pendidikan pemilih harus kita lakukan bersama-sama dengan partai politik,” ungkap Heru. (ull/pr)