Minggu
06 September 2026 | 7 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cerita Jokowi Soal Presiden Afghanistan yang Kagum pada Indonesia

pdip-jatim-jokowi-jk-pramono

BOGOR – Presiden Joko Widodo menerima sejumlah pengurus dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Istana Bogor. Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi nasional FKUB ketiga di Medan, yang telah selesai.

“Terima kasih atas kontribusi FKUB bagi kerukunan, toleransi, persaudaraan antarumat beragama di negara kita,” ucap Jokowi di Bogor, Selasa, 23 Mei 2017. Di hadapan anggota FKUB, Presiden lebih banyak berbagi cerita.

Di antara ceritanya, yaitu saat menghadiri pertemuan Arab Islamic America Summit 2017 di Riyadh, Arab Saudi. Jokowi mendapat masukan penting dari Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Di mata Ashraf, Indonesia merupakan negara yang masyarakatnya sangat beragam.

Ashraf, menurut Jokowi,  kagum terhadap Indonesia yang bisa mengelola keberagaman tanpa pertikaian. “Titipan pesan beliau jaga betul yang namanya kerukunan dan persatuan itu,” kata Presiden Jokowi. Ashraf berpandangan jangan sampai Indonesia bertikai hanya karena segelintir kelompok.

Situasi yang berbeda terjadi di Afghanistan. Ashraf menceritakan kepada Presiden Jokowi kalau kekayaan alam di negaranya tidak terkelola dengan baik karena konflik yang tidak pernah usai.

Saat ini ada sekitar 40 faksi atau kelompok di Afghanistan yang sulit untuk diajak rukun. “Beliau (Ashraf) menyampaikan agar dibantu delegasi dari Indonesia, dari ulama, untuk merukunkan mereka,” ucap Jokowi.

Belajar dari Afghanistan, Presiden Jokowi menilai wajar bila terjadi gesekan di masyarakat. Meski demikian, percikan kecil harus segera diselesaikan dan jangan dibiarkan berlarut-larut.

Jokowi meminta kepada masyarakat agar bisa memilah mana urusan agama, politik, dan hukum. “Jangan campur aduk,” kata dia. Sebab ini akan membuat upayameredam konflik menjadi lebih sulit bila sudah terjadi.

Ikut mendampingi Presiden Jokowi  dalam pertemuan itu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Lalu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan juru bicara Istana Kepresidenan Johan Budi. (tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...
KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...