Sabtu
25 Juli 2026 | 3 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Narkoba, Bupati Taufiq Dukung Tes Urine Rutin

pdip-jatim-bupati-taufiq-tes-urineNGANJUK – Bupati Drs H Taufiqurrahman tidak ingin jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Nganjuk menjadi budak narkoba. Karena itu, bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Nganjuk, pihaknya bakal melakukan tes urine secara berkala terhadap seluruh jajaran pegawai pemerintah kabupaten.

Menurut Taufiq, tes urine ini adalah langkah antisipasi agar peredaran narkoba tidak sampai menyebar di kalangan pemerintahan. “Kami lebih baik mencegah, karena akan jadi rusak jika sampai narkoba telah masuk,” kata Taufiq, di sela pelaksanaan tes urine oleh BNK Nganjuk, bertempat di ruang peringgitan kantor pemkab, kemarin.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini menjelaskan, pemberantasan narkoba sangat diperlukan, tidak hanya di jajaran atas, tapi juga sampai bawah. Tes urine ini diharapkan bisa dilaksanakan secara rutin 3 atau 4 bulan sekali.

“Langkah baik BNK untuk melakukan tes urin, dan saya berharap dapat dilakukan secara rutin,” kata Taufiqurrahman, yang juga ikut tes urine bersama kepala satuan kerja dan seluruh camat dari 20 kecamatan.

Menurutnya, langkah pembinaan akan lebih baik diambil dibandingkan jika harus menghukum para PNS yang terbukti sebagai pengguna. Karena, jika hasil tes urine diketahui ada PNS yang positif terdapat zat aditif akan segera dilakukan rehabilitasi.

“Saat ini banyak minuman suplemen atau obat  yang  mengandung zat aditif seperti yang terkandung dalam narkoba. Saya sendiri tadi malam minum obat flu, terus pagi ini saya tes urine, ada kemungkinan urine saya mengandung zat aditif kan saya tidak tahu,” tuturnya.

Sementara itu, AKBP Agus Irianto Kepala BNK Nganjuk mengatakan, jajaran Pemkab Nganjuk sangat kooperatif terhadap program BNK. Terbukti, selama beberapa minggu ini mulai staf hingga pejabat telah dilakukan tes urine. .

Namun demikian, pihak BNK akan melakukan penelitian lebih jauh apakah zat aditif yang terkandung dalam urine berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi  sebelumnya.

“Terkait tes urine terhadap PNS dan pejabat Pemkab Nganjuk, BNK akan melakukan kajian lebih lanjut dan hasilnya akan kami gunakan sebagai bahan untuk melakukan pembinaan,” terang Agus Irianto. (endik)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rapat Koordinasi dengan Kementan, Bupati Fauzi: Petani Maju, Hasil Panen Meningkat

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui sinergi dengan ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Trenggalek Targetkan Musran-Musanran Rampung 29 Juli

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menargetkan Musran dan Musanran di seluruh kecamatan rampung pada 29 Juli 2026 ...
HEADLINE

DPRD Jatim Minta Sekolah Tak Wajibkan Orang Tua Beli Seragam dan Perlengkapan Tertentu

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono meminta sekolah tidak mewajibkan orang tua membeli seragam maupun ...
HEADLINE

Said Abdullah: RedTalks Wadah Bersama, Tempat Kami Mendengar Suara Anak Muda

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan anak muda masa kini memiliki pengalaman ...
KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Kadung Cemas Tergusur Bioskop, Jeketek Investor Masih Wacana

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menyelesaikan polemik dan ...
KRONIK

Kunjungi PT BSI Tumpang Pitu, Sonny PDIP Dorong Investasi Berpihak pada Masyarakat

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menegaskan pentingnya memastikan ...