Sabtu
10 Oktober 2026 | 3 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Catatan Seskab Pramono Anung Selama 2015

pdip-jatim-pramono-anung-seskab

pdip-jatim-pramono-anung-seskabJAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, 2015 adalah tahun penuh tantangan untuk pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal itu jadi salah satu catatan Pramono Anung sejak menjadi Seskab menggantikan Andi Widjajanto pada Agustus 2015.

“2015 memang tahun penuh tantangan, karena persoalan konsolidasi politik. Juga masih adanya dua kubu di parlemen pada waktu itu, KMP dan KIH,” kata Pramono kepada wartawan, di Gedung III Setneg, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2015).

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu juga menyebutkan adanya bencana kabut asap yang menyita perhatian publik dan pemerintah selama 3-4 bulan. Bencana itu bahkan menjadi sorotan internasional.

Kinerja pemerintah makin terlihat setelah Presiden Jokowi merombak kabinetnya pada Agustus 2015. Peningkatan kinerja paling terlihat, kata Pramono, terjadi di sektor ekonomi.

Membaiknya kondisi ekonomi nasional itu, sebut Pramono, setelah dikeluarkannya delapan paket kebijakan. Terbitnya paket kebijakan itu dikomandoi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

“Di ujung tahun, persoalan ekonomi mengalami rebound. Indonesia menjadi tempat yang baik untuk berinvestasi,” ucap Pramono.

Pada semester pertama, sebut Pramono, pertumbuhan 4,67%, lalu naik 4,73%, kemudian naik lagi menjadi 4,8% lebih, dan terakhir sudah 5%. Menurut dia angka ini menunjukkan titik terbawah tantangan ekonomi sudah dilalui. Ini merupakan buah dari 8 paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah.

Dia yakin kondisi ekonomi nasional akan semakin membaik pada 2016. Hal itu dia sampaikan menyusul meningkatnya pembangunan infrastruktur.

“Fokusnya pada pembangunan infrastruktur, mengubah konsumsi menjadi produksi. Mudah-mudahan 2016 membaik, indikasinya permintaan semen dan baja meningkat,” jelasnya.

Berarti perombakan kabinet kemarin berdampak positif? “Ya masyarakat yang memberikan penilaian,” tegas pria asli Kediri itu.

Terkait dengan wacana reshuffle kabinet jilid II yang kini berkembang di masyarakat, Pramono Anung berpendapat, hal itu tidak mengganggu kinerja kabinet. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...