Minggu
01 Februari 2026 | 1 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Catatan Seskab Pramono Anung Selama 2015

pdip-jatim-pramono-anung-seskab

pdip-jatim-pramono-anung-seskabJAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, 2015 adalah tahun penuh tantangan untuk pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal itu jadi salah satu catatan Pramono Anung sejak menjadi Seskab menggantikan Andi Widjajanto pada Agustus 2015.

“2015 memang tahun penuh tantangan, karena persoalan konsolidasi politik. Juga masih adanya dua kubu di parlemen pada waktu itu, KMP dan KIH,” kata Pramono kepada wartawan, di Gedung III Setneg, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2015).

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu juga menyebutkan adanya bencana kabut asap yang menyita perhatian publik dan pemerintah selama 3-4 bulan. Bencana itu bahkan menjadi sorotan internasional.

Kinerja pemerintah makin terlihat setelah Presiden Jokowi merombak kabinetnya pada Agustus 2015. Peningkatan kinerja paling terlihat, kata Pramono, terjadi di sektor ekonomi.

Membaiknya kondisi ekonomi nasional itu, sebut Pramono, setelah dikeluarkannya delapan paket kebijakan. Terbitnya paket kebijakan itu dikomandoi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

“Di ujung tahun, persoalan ekonomi mengalami rebound. Indonesia menjadi tempat yang baik untuk berinvestasi,” ucap Pramono.

Pada semester pertama, sebut Pramono, pertumbuhan 4,67%, lalu naik 4,73%, kemudian naik lagi menjadi 4,8% lebih, dan terakhir sudah 5%. Menurut dia angka ini menunjukkan titik terbawah tantangan ekonomi sudah dilalui. Ini merupakan buah dari 8 paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah.

Dia yakin kondisi ekonomi nasional akan semakin membaik pada 2016. Hal itu dia sampaikan menyusul meningkatnya pembangunan infrastruktur.

“Fokusnya pada pembangunan infrastruktur, mengubah konsumsi menjadi produksi. Mudah-mudahan 2016 membaik, indikasinya permintaan semen dan baja meningkat,” jelasnya.

Berarti perombakan kabinet kemarin berdampak positif? “Ya masyarakat yang memberikan penilaian,” tegas pria asli Kediri itu.

Terkait dengan wacana reshuffle kabinet jilid II yang kini berkembang di masyarakat, Pramono Anung berpendapat, hal itu tidak mengganggu kinerja kabinet. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Dorong Lahirnya Dalang Muda Lewat Kebun Seni Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto mendorong lahirnya dalang-dalang muda berbakat melalui kegiatan Kebun Seni yang ...
RUANG MERAH

Karnaval Santri: Ekspresi Budaya, Religi dan Kreativitas

Oleh Mahendra Cipta* SENI karnaval atau arak-arakan santri merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya yang hidup ...
SEMENTARA ITU...

Wayang, Semar, dan Senyum Pedagang Kecil di Malam HUT ke-53 PDI Perjuangan

MADIUN — Sabtu (31/1/2026) malam di Sasana Kridha Mulya, Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ...
KRONIK

Merawat PDI Perjuangan dari Akar Rumput: Jejak Panjang Andi Hermanto di Bondowoso

BONDOWOSO — Di tengah hiruk-pikuk politik elektoral, Andi Hermanto memilih jalan sunyi: merawat basis PDI ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Serentak Penjaringan Calon Ketua PAC, Ajak Gen Z Untuk Bergabung

KABUPATEN PASURUAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menggelar penjaringan calon Ketua Pengurus Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Blitar Apresiasi Peran NU Jaga Keutuhan Bangsa di Usia 1 Abad

BLITAR — Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) ...