Minggu
29 Maret 2026 | 11 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sumenep Terapkan WFH, Dorong ASN Gunakan Transporasi Ramah Lingkungan

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-03102025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya menekan konsumsi energi dan bahan bakar minyak (BBM).

Kebijakan tersebut dijalankan dua hari dalam sepekan. Skema ini dirancang untuk mengurangi tingkat mobilitas harian pegawai, namun tetap menjaga kualitas pelayanan publik agar berjalan optimal.

Di sisi lain, Pemkab Sumenep juga mendorong perubahan perilaku ASN dalam memilih moda transportasi, khususnya bagi yang berdomisili dekat dengan tempat kerja.

ASN dengan jarak tempuh di bawah lima kilometer dianjurkan menggunakan sarana transportasi ramah lingkungan seperti becak, sepeda kayuh, sepeda listrik, hingga kendaraan listrik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sistem kerja yang lebih efisien sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor transportasi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar pengaturan pola kerja, melainkan bagian dari upaya besar dalam efisiensi energi.

“Kami ingin membangun kebiasaan baru di lingkungan ASN agar lebih bijak dalam menggunakan energi, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM,” ujar Fauzi, Kamis (26/3/2026).

Ia menambahkan, penggunaan transportasi ramah lingkungan diharapkan menjadi contoh nyata perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kalau jaraknya dekat, kenapa tidak menggunakan sepeda atau berjalan kaki. Ini bukan hanya hemat energi, tetapi juga baik untuk kesehatan,” tuturnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga menekankan pentingnya inovasi daerah dalam mendukung program nasional terkait efisiensi energi dan pelestarian lingkungan.

“Kami ingin Sumenep menjadi daerah yang adaptif terhadap kebijakan ramah lingkungan, sekaligus memberi inspirasi bagi daerah lain,” katanya.

Melalui kombinasi kebijakan WFH dan penggunaan transportasi alternatif, Pemkab Sumenep optimistis mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Lumajang Minta Pemkab Lakukan Pengawasan Wisata Kolam Renang

LUMAJANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Supratman, meminta pemerintah daerah untuk melakukan ...
KRONIK

Wiwin PDIP Ajak Guru SLB Perkuat Nilai Budaya di Tengah Modernisasi

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menggelar sarasehan bersama ratusan guru ...
KRONIK

Kupatan dan Jejak Leluhur: Harmoni yang Tetap Hidup di Trenggalek

PAGI itu, Sabtu (28/3/2026) sawah di Desa Gamping, Kecamatan Suruh, tak lagi sekadar ruang tanam. Lumpur berubah ...
KRONIK

Lebaran Ketupat, Posko PDIP Sumenep Bagikan 100 Paket Sembako untuk Pengendara

SUMENEP – Posko PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar aksi berbagi kepada para pengendara pada momen perayaan ...
SEMENTARA ITU...

Servis Wabup Antok Buka Turnamen Bola Voli PWI Cup 2026

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli PWI Cup 2026 dalam rangka ...
HEADLINE

Hasto Paparkan Kunci Resiliensi PDI Perjuangan di Forum Internasional CALD

MAKATI – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjadi pembicara utama dalam forum internasional ...