BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menunjukkan perhatiannya terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui bantuan beasiswa pendidikan.
Hal tersebut dibuktikan dengan penyaluran bantuan beasiswa pendidikan oleh Bupati Blitar Rijanto bersama Baznas Kabupaten Blitar kepada mahasiswa asal Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Selasa (6/5/2025).
Penyaluran beasiswa pendidikan atau pentasyarufan ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang menghadapi tantangan ekonomi.
Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama bagi generasi muda.
“Jangan pernah menyerah hanya karena keterbatasan biaya. Pemerintah hadir untuk memastikan setiap anak bangsa punya peluang yang sama untuk maju,” ujar Rijanto.
Dia juga menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.
“Kami tidak ingin generasi muda kita tertinggal. Pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” lanjutnya.

Secara khusus, Bupati Rijanto memberikan motivasi langsung kepada Dinda Rosita, salah satu penerima beasiswa, agar menjadikan bantuan tersebut sebagai pemicu semangat.
“Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan tekun, karena keberhasilanmu nanti bukan hanya untuk dirimu sendiri, tapi juga untuk keluarga dan daerah kita,” pesan Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar ini.
Menutup sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan harapan besarnya terhadap generasi muda Blitar.
“Saya percaya, dengan semangat dan ketekunan, kalian semua bisa menjadi agen perubahan. Jangan ragu untuk bermimpi besar, karena masa depan Kabupaten Blitar ada di tangan kalian,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Plt. Ketua Baznas Kabupaten Blitar, Kepala Dispora, Pit. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bagian Kesra, Camat Nglegok, serta Kepala Desa Sumberasri.
Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi simbol komitmen kolektif dalam memperkuat sektor pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










