Senin
10 Agustus 2026 | 10 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko: Arahan Ibu Ketum, Kita Harus Selalu Merangkul Rakyat

pdip jatim 251101 sugiri sancoko 2

BLITAR — Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengingatkan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan di Jawa Timur agar tidak melupakan “hutang budi” kepada rakyat Indonesia.

Pesan itu disampaikan dalam pertemuan tertutup antara Megawati dengan jajaran kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan se-Jawa Timur, yang digelar untuk memperkuat komitmen perjuangan partai dalam melayani kepentingan rakyat kecil.

Dalam arahannya, Megawati menegaskan bahwa jabatan kepala daerah merupakan amanah rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata, keberpihakan, dan ketulusan kepada masyarakat.

Baca juga: Kumpulkan Kada dan Wakada PDI Perjuangan se-Jatim, Begini Arahan Megawati

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat diwawancara mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan mengajak seluruh kepala daerah untuk terus hadir di tengah rakyat dan memahami langsung persoalan yang mereka hadapi.

“Kepala daerah harus turun ke bawah, bersama rakyat, menemani rakyat. Prinsipnya, dengan melihat dinamika situasi nasional saat ini, kita harus selalu merangkul rakyat,” kata Sugiri Sancoko, menyampaikan pesan Megawati.

Baca juga: Kumpulkan Kada dan Wakada PDI Perjuangan se-Jatim, Begini Arahan Megawati

Sementara, Bupati Bangkalan, Lukman Halim, menyampaikan bahwa keteladanan Megawati selalu menjadi inspirasi bagi para kepala daerah untuk tidak berjarak dengan rakyat.

“Ibu Ketua Umum selalu turun ke bawah dan membela wong cilik. Itu yang menjadi teladan bagi kami agar semangat perjuangan PDI Perjuangan tetap sejalan dengan marwah partai, yaitu membela rakyat kecil,” ujarnya.

Lukman menuturkan, setiap kebijakan dan program pembangunan di daerah harus berorientasi pada keberpihakan terhadap rakyat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial.

“Kita harus turun ke bawah hadir menjawab kebutuhan rakyat itu,” tegas Lukman.

Menurutnya, dengan menjaga kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat, kepala daerah bisa memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Sedang Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan bahwa amanat Megawati menjadi refleksi bagi para kader kepala daerah untuk bekerja dengan hati.

Dia menyebut bahwa perjuangan bangsa ini lahir dari pengorbanan jutaan rakyat, sehingga para pemimpin wajib menunaikan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Kita memiliki hutang budi kepada sekitar 10,6 juta rakyat yang dulu memperjuangkan republik ini. Maka menjadi tanggung jawab kami untuk mengabdi sepenuh hati di daerah yang kami layani,” ungkap Mas Dhito, sapaan akrabnya.

Menurutnya, pelayanan publik yang berpihak pada masyarakat kecil merupakan bentuk nyata membayar hutang budi tersebut. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...
OLAHRAGA

Jersey Soekarno Cup 2026, Ketika Identitas Daerah Menjelma di Lapangan

SURABAYA – Di lapangan sepak bola, jersey biasanya hanya dipandang sebagai seragam. Dipakai untuk membedakan satu ...