Bupati Ngawi Jabarkan 4 Langkah Tekan Laju Inflasi

 204 pembaca

NGAWI – Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono menjabarkan langkah-langkah yang diambil pemkab guna menekan laju inflasi. Penjabaran disampaikan dalam acara High Level Meeting (HLM) yang diselenggarakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), pada Selasa (27/9/2022).

Bupati Ony Anwar Harsono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan HLM TPID penting untuk dilakukan. Dalam hal ini perlu langkah cepat dan strategis untuk mengatasi inflasi di Kabupaten Ngawi.

“Terutama dalam mengantisipasi perkembangan inflasi Kabupaten Ngawi yang dipengaruhi oleh perkembangan inflasi Kota Madiun,” kata Bupati Ony.

Bupati Ony melanjutkan, meskipun Kabupaten Ngawi tidak secara langsung disorot, akan tetapi dalam hal pengendalian inflasi, juga turut berkontribusi menyukseskan tujuan bersama pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh daerah.

Bupati kader PDI Perjuangan tersebut mengatakan, setidaknya ada empat hal yang dilaksanakan TPID untuk mengatasi laju inflasi di Kabupaten Ngawi.

“Pertama terkait pangan. Dengan melakukan kerjasama antar daerah penghasil bahan pangan di Jawa Timur. Kedua pemantauan harga di pasar secara rutin. Termasuk menggelar operasi pasar,” katanya.

Poin ketiga diantaranya dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat secara optimal. Sekaligus mulai mengajari masyarakat untuk mandiri dalam kecukupan bahan pangan lokal.

Tindakan keempat dengan memanfaatkan teknologi untuk mengetahui statistik bahan pokok secara real time. Meliputi stok, kebutuhan, peningkatan, dan perubahan harga bahan pokok.

Adapun Bupati Ony berharap, dinas terkait (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan) bersama dengan petani milenial Ngawi bisa membuat aplikasi yang menyajikan data tersebut.

“Dengan membuat sebuah aplikasi yang bisa menyajikan data terkait stok kebutuhan bahan pangan secara real time dan bisa dilihat secara berkala,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Langkah pengendalian inflasi dilakukan seiring dampak Pandemi Covid-19 yang masih dirasakan berbagai negara di dunia. Bukan lagi dampak kesehatan, melainkan dampak kenaikan harga barang secara terus-menerus atau inflasi.

Pemerintah melalui Presiden Joko Widodo juga telah memberikan pengarahan agar kepala daerah bisa menekan laju pertumbuhan inflasi di wilayah masing-masing. (mmf/hs)