Selasa
20 Oktober 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Dukung Penuh Pencegahan Bahaya Radikalisme dan Terorisme

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-07062024

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Timur dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang senantiasa mengingatkan masyarakat akan bahasa radikalisme dan terorisme.

Hal tersebut disampaikan Bupati Fauzi saat menghadiri acara Gembira Bergama atau Gerakan Muda Bangga Bernegara dan Beragama yang digelar FKPT Provinsi Jawa Timur dan BNPT di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (5/6/2024), dengan peserta dari tokoh agama dan aktivis organisasi keagamaan setempat.

Menurut Bupati Fauzi, pencegahan sekaligus penaggulangan radikalisme dan terorisme menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga ketenangan masyarakat dan kelestarian budaya dengan menjaga keharmonisan dan sikap tenggang rasa atau toleransi.

Dia menjelaskan, wilayah Kabupaten Sumenep yang terdiri atas 27 kecamatan, dan 9 di antaranya merupakan kepulauan, itu mudah dilalui aneka macam persoalan, termasuk di dalamnya radikalisme.

“Keanekaragaman persoalan itu tentunya wajib diantisipasi secara terus-menerus oleh kami dengan melibatkan ulama, serta bisa menggalang kerja sama dengan berbagai pihak. Kalau persoalan radikalisme dan terorisme, ada FKPT Jawa Timur dan BNPT,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Sumenep tercatat memiliki 126 pulau, dan 48 pulau di antaranya berpenghuni yang tersebar di 10 kecamatan, yakni 9 kecamatan kepulauan dan 1 kecamatan daratan.

Karena itu, Bupati Fauzi menegaskan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan FKPT Jatim. Meski isu intoleransi, radikalisme dan terorisme tidak tampak di permukaan seperti beberapa tahun lalu, tambah Bupati Fauzi, pergerakannya diyakini masih ada di masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus mendapat dukungan semua pihak di daerah dalam rangka pencegahan demi menjaga kerukunan dan keamanan seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Sementara Ketua FKPT Jawa Timur, Hesti Armiwulan, menambahkan bahwa radikalisme dan terorisme dapat diantisipasi dengan penguatan nilai-nilai kearifan loka.

“Persoalan radikalisme dan terorisme bisa diantisipasi dengan budaya melalui penguatan kearifan lokal. Kearifan masyarakat menjadi bagian penting yang harus terpelihara, sehingga terwujud saling menghargai dan toleran terhadap setiap perbedaan,” ujarnya.

Sejauh ini, kehidupan keberagamaan di Sumenep cukup kondusif. Namun, dari karakter masyarakat dan letak geografisnya patut mendapat perhatian serius, terutama dari sisi kecenderungan akan bahaya radikalisme dan terorisme. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...