BLITAR – Bupati Rijanto, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Perangkat Pemerintah Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Blitar yang baru saja dilantik dan dikukuhkan di Kantor Kabupaten, Kanigoro, Selasa (11/11/2025).
Rijanto berharap para perangkat desa mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dia menegaskan, keberadaan PPDI memiliki arti penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat desa.
Menurutnya, perangkat desa tidak hanya berperan sebagai pelaksana administrasi, tapi juga menjadi ujung tombak dalam pelayanan publik dan pembangunan lokal.
“Momentum pengukuhan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi awal dari komitmen baru untuk membangun desa yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing,” ujar Rijanto.
Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini menambahkan, Pemkab Blitar menaruh harapan besar agar PPDI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Sinergi yang baik, lanjut dia, antara pemerintah desa, daerah, hingga pusat diyakini akan mempercepat tercapainya berbagai program prioritas.
Mulai dari penanggulangan kemiskinan, peningkatan pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam arahannya, Rijanto juga mengingatkan seluruh perangkat desa untuk mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel.

Penggunaan dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD), kata Rijanto, harus benar-benar berorientasi pada kepentingan warga dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Perangkat desa harus menjadi contoh dalam mengedepankan integritas. Jangan sampai ada penyimpangan. Setiap rupiah dari anggaran desa harus kembali kepada rakyat,” tuturnya.
Selain soal tata kelola, Rijanto juga mendorong perangkat desa agar mampu menggali potensi lokal di wilayah masing-masing.
Dia mencontohkan bidang pertanian, peternakan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM sebagai sektor yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Dalam kesempatan yang sama, Rijanto turut menyoroti pentingnya memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Koperasi Merah Putih.
Kedua lembaga tersebut, menurutnya, merupakan motor penggerak ekonomi desa yang harus diberdayakan agar mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kemandirian desa.
“BUMDes dan koperasi jangan hanya menjadi simbol. Keduanya harus hidup, tumbuh, dan benar-benar menjadi wadah ekonomi rakyat desa,” pesan Rijanto.
Dia pun mengajak seluruh pengurus PPDI untuk menjadikan pengukuhan ini sebagai titik tolak menuju profesionalisme baru dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Semangat kebersamaan, loyalitas, dan integritas adalah kunci keberhasilan kita semua dalam membangun desa yang berdaya, rakyat yang sejahtera, dan Kabupaten Blitar yang semakin maju dan berkeadilan,” pungkasnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










