Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Arifin: Inovasi Tak Harus Mewah, yang Penting Menyelesaikan Masalah

pdip-jatim-221202-festi-inovasi-nggalek-1

TRENGGALEK – Bupati Mochamad Nur Arifin mengatakan, inovasi tidak perlu mewah karena pada perinsipnya inovasi itu lahir untuk menyelesaikan masalah.

Hal ini dia sampaikan, karena ingin inovasi di sektor pelayanan bisa terus maju dan berkembang. Apalagi, jelasnya, bisa saja apa yang sekarang dianggap sebagai sebuah inovasi, belum tentu relevan di masa mendatang.

“Sesuatu hal yang tidak berubah itu perubahan itu sendiri. Bisa jadi apa yang menjadi inovasi hari ini, di masa yang akan datang akan menjadi usang. Ini menjadi alasan kenapa Trenggalek Innovation Festival (TIF) digelar setiap tahun,” ungkap Arifin, dalam sesi talk show Trenggalek Innovation Fest 2022, di GOR Gajah Putih Trenggalek, Rabu (30/11/2022) .

Dia menyebut, inovasi bisa dilakukan setiap hari, tidak harus setiap tahun. “Jadi ada perubahan apa inovasi kinerja yang kita lakukan kepada masyarakat. Ada satu proses kita menginovasikan kembali inovasi-inovasi yang kita buat,” paparnya.

Dulu, beber Arifin, pelayanan itu ada di kantor-kantor dinas, kemudian di masing-masing instansi. Dia menyebut hal itu kemudian dirasa ribet dan memakan waktu.

Kemudian muncul inovasi yang namanya cafe pelayanan publik. Semua pelayanan ada di satu tempat.

Menurutnya, cafe pelayanan publik mungkin di saat ini adalah sebuah inovasi. Tapi di saat yang akan datang, sebutnya, mungkin bukan inovasi lagi, karena seluruh masyarakat harus datang ke pusat pelayanan.

“Bagi yang rumahnya jauh terus orang yang tidak punya waktu ini akan menjadi masalah. Makanya saya ingin melalui Trenggalek Innovation Fest kita terus berinovasi setiap hari dan kita harus menginovasi-kan kembali inovasi-inovasi yang kita lakukan di masa yang lalu,” ujar Arifin.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut menambahkan, inovasi tidak harus mewah. Tidak ada anggarannya pun, harus selalu berinovasi.

“Dulu Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (Gertak) kita inisiasi dengan potensi seadanya. Tidak ada gedung dan adanya kantor wakil bupati, maka kantor itu kita manfaatkan,” bebernya.

Namun dengan potensi seadanya tersebut, pihaknya bisa mencatat pengaduan masalah kemiskinan dan kemudian bisa ditindaklanjuti.

“Jadi tidak perlu harus ketemu dengan bupati atau wakil bupati dulu, dan manfaatnya bisa kita rasakan sekarang,” terang suami Novita Hardini itu.

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB, Ajib Rakhmawanto, yang hadir langsung dalam gelaran TIF di Kabupaten Trenggalek juga sepakat, bahwa inovasi akan berubah karena eranya juga berubah.

“Seperti saat ini eranya digital. Mall sudah mulai ditinggalkan masyarakat, orang belanja sudah melalui handphone,” ucapnya.

Sama halnya dengan mall pelayanan publik, sebutnya, mungkin nanti bisa saja ditinggalkan karena eranya saat ini adalah transformasi informasi. Sehingga pelayanan yang sifatnya administrasi mulai beralih ke platform digital.

Dia itu berharap inovasi-inovasi baik yang lahir dalam gelaran ini, diharapkan bisa diduplikasi di instansi lainnya sehingga kebaikan itu bisa menular ke tempat yang lain. “Selain itu inovasi juga harus dilakukan secara konsisten terus menerus,” tuturnya. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
KRONIK

Megawati Hadiri Pameran Foto Refleksi 30 Tahun Kudatuli

JAKARTA – Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri menghadiri ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...