Kamis
30 April 2026 | 11 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Wani Mbandhani Anak-anak Mudanya yang Ingin Kuliah di Kampus Ini

pdip-jatim-ipuk-program-beasiswa-s1

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi kini membuka program beasiswa strata 1 (S1) bagi anak muda Banyuwangi yang ingin memperdalam ilmu agama. Program itu dimulai Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dengan menggandeng kampus keagamaan negeri dari berbagai agama.

“Mengawali program ini, kami bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) KH Achmad Siddiq dan Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar,” kata Ipuk, Minggu (2/5/2021)

“Kemarin sudah tanda tangani kesepakatan kolaborasinya, dan akan kami lanjutkan dengan Institut/Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri, Sekolah Tinggi Agama Buddha, Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Indonesia,” lanjut kader PDI Perjuangan ini.

Penandatanganan kesepakatan itu, dilakukan Ipuk bersama Rektor UIN KH Achmad Siddiq Prof Babun Suharto dan Prof I Made Surada dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa Bali.

Program beasiswa ini, jelas Ipuk, sebagai bentuk perhatian Pemkab Banyuwangi kepada anak-anak muda agar belajar ilmu agama sesuai keyakinannya masing-masing.

“Yang anak muda Islam ya belajar di UIN, yang Hindu ya belajar di UHN, dan seterusnya. Tentu ini juga bentuk komitmen bahwa kepemimpinan kami adalah kepemimpinan terbuka, kepemimpinan yang menjaga teguh kebhinnekaan,” bebernya.

Dia menyebutkan, beasiswa studi keagamaan ini juga akan dilengkapi dengan berbagai pendidikan kebangsaan melalui serangkaian workshop dan outbond, sekaligus sebagai upaya untuk mencegah penyebaran radikalisme.

”Agar ke depan semakin banyak tumbuh generasi muda berkarakter, yang teguh menjalankan agama sekaligus mencintai Indonesia,” terang Ipuk.

Beasiswa studi agama ini, tambah Ipuk, sekaligus melengkapi beasiswa studi berbagai cabang ilmu pengetahuan yang selama ini telah difasilitasi melalui beasiswa Banyuwangi Cerdas.

Dengan program Banyuwangi Cerdas ini, anak-anak muda Banyuwangi bebas belajar apapun dari ilmu eksakta, ilmu sosial, bahkan juga ada fasilitas beasiswa seni ke Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.

Program beasiswa tersebut diberikan bagi anak muda dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, dan para penyandang disabilitas berprestasi. Sejak diluncurkan, tak kurang 1.800 mahasiswa Banyuwangi mendapatkan program beasiswa Banyuwangi Cerdas dengan total anggaran lebih dari Rp 30 miliar.

“Ini adalah bentuk komitmen dari Pemkab Banyuwangi, untuk terus memberi apresiasi bagi putra putri terbaik Banyuwangi yang belajar di perguruan tinggi, seperti  program biasiswa yang telah diluncurkan sebelumnya,” pungkasnya. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...
UMKM

UMKM Keripik di Ngawi “Tercekik” Kenaikan Harga Kedelai, Migor dan Plastik

NGAWI – Geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Kabupaten Ngawi tengah diuji oleh lonjakan ...
SEMENTARA ITU...

Ratusan Guru di Nganjuk Dibekali Ilmu Jurnalistik dan Cara Bikin Konten untuk Promosikan Pendidikan

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklat Jurnalistik ...
SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...