Jumat
17 April 2026 | 10 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyak Perbedaan di Masyarakat, H Gunawan: Wawasan Kebangsaan Bisa Menyatukan

pdip-jatim-220301-gunawan-wasbang

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur H Gunawan menjabarkan ihwal wawasan kebangsaan yang gencar disosialisasikan legislator ke masyarakat. Hal itu dia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di aula Hotel Grand Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (27/2/2022).

Menurut Gunawan, wawasan kebangsaan adalah cara pandang atau pola pikir warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Indonesia yang terdiri atas 17 ribu pulau, ratusan suku dan bahasa dapat bergabung dan menyatu mendeklarasikan diri sebagai satu kesatuan entitas politik dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Karenanya, melalui wasbang (wawasan kebangsaan) ini akan dijabarkan bagaimana pola pikir kita bisa menyatukan perbedaan dalam suatu landasan dasar negara yaitu Pancasila,” kata Gunawan.

Indonesia, jelasnya, adalah bangsa yang unik, karena berdiri dan disatukan dalam perbedaan-perbedaan multikultural. Namun semua perbedaan itu, dapat dijawab dan diselesaikan melalui nilai-nilai Pancasila.

Melalui nilai-nilai Pancasila, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut meyakini semua permasalahan bisa terselesaikan. Contohnya sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa artinya Indonesia tidak menganut paham atheis maupun komunis.

Oleh sebab itu, terang dia, wawasan kebangsaan ini adalah upaya dari DPRD Provinsi Jawa Timur untuk bisa melakukan persamaan dalam membangun untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, meski banyak perbedaan.

Terkhusus masyarakat di Kabupaten Malang, bisa hidup saling berdampingan, saling menghormati dan saling menyayangi satu sama lain antar umat beragama, sehingga keharmonisan dan kerukunan dapat terjaga dengan baik.

“Bukan justru saling menyakiti dan menghina,” ujar anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.

Dalam sosialisasi wawasan kebangsaan ini, juga dihadirkan narasumber Chairul Basar. Dia menjabarkan seputar pemberdayaan masyarakat di era digital harus melibatkan para generasi digital, yakni para pemuda, perempuan dan warganet secara umum. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...