MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang menyoroti angka pertumbuhan ekonomi yang menurun dan meningkatnya angka kemiskinan di Kota Malang.
“Pertumbuhan ekonomi di Kota Malang pada tahun 2019 dan tahun 2020 jauh dari kata memuaskan, karena Kota Malang pernah mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Iwan Mahendra, Jumat (16/4/2021).
Sedangkan untuk angka kemiskinan, menurut Iwan, harus diperhatikan secara serius oleh Pemkot. Hal tersebut dikarenakan adanya kenaikan angka kemiskinan. “Angka menunjukkan kenaikan 0.37 persen dari 4.07 persen di 2019 dan 4.44 persen di tahun 2020,” jelasnya.
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang tersebut juga mengkritisi kebijakan penanganan banjir yang dilakukan Pemkot. Menurutnya kebijakan penanganan banjir yang dilakukan oleh Pemkot Malang masih belum maksimal.
“Masalah klasik banjir yang menjadi permasalahan sepanjang tahun 2020, yang memberi isyarat bahwa pembangunan sistem drainase, perumahan, gedung dan aktifitas mitigasi tidak sesuai dengan site plan pembangunan, sehingga banyak titik kota dan perkampungan kota Malang mengalami banjir bahkan longsor,” beber Iwan.

Berbagai capaian kinerja Pemkot Malang di tahun 2020 ini, secara terbuka dia sampaikan dalam rapat paripurna tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Malang Tahun Anggaran 2020 pada Kamis (15/4/2021).
Pihaknya juga menyampaikan pandangan dan rekomendasi dari Fraksi PDI Perjuangan untuk menyelesaikan permasalahan banjir. Seperti perlu adanya perencanaan program yang terukur dan berkesinambungan untuk menyelesaikan problematika klasik ini.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Malang Eko Herdiyanto menambahkan, hal-hal yang disampaikan oleh partai pada saat penyampaian rapat paripurna telah melalui kajian dan analisis yang mendalam.
Terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, menurutnya seluruh elemen harus saling bekerja sama dan bergotong-royong mempercepat pemulihan ekonomi.
“Pemerintah kota Malang harus memiliki strategi yang reformatif untuk mengatasi berbagai sektor vital yang terdampak, terutama ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kesejahteraan sosial dan berbagai sektor vital lainnya,” tandas Eko. (ace/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










