BATU – PDI Perjuangan Jawa Timur optimistis bisa mewujudkan amanah Kongres V Partai, memenangkan kembali Pemilu untuk ketiga kalinya berturut-turut di 2024.
Keyakinan itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, dalam pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PDI Perjuangan Jatim di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu, Sabtu (12/3/2024).
Menurut Kusnadi, PDI Perjuangan Jatim punya modal besar untuk dapat merealisasikan instruksi Ketua Umum Partai, Megawati Soekarnoputri, agar bisa hattrick di Pemilu 2024.

Modal itu, sebutnya, salah satunya adalah struktur partai besutan Megawati tersebut, yang di provinsi ini sudah menyentuh sampai tingkatan anak ranting (level RW). Se-Jawa Timur, bebernya, PDI Perjuangan mempunyai pengurus yang jumlahnya mencapai 120 ribu orang.
Baca juga: PDI Perjuangan Kokoh di Puncak, Ini Pesan Kusnadi untuk Kader Banteng
“Jumlah personel pengurus partai kita hingga anak ranting, saat ini jumlahnya 120 ribu pengurus, termasuk di organisasi badan dan sayap Partai se Jawa Timur. Ini bukan jumlah yang sedikit,” beber Kusnadi.

“Rasanya belum ada partai yang mempunyai kepengurusan seperti PDI Perjuangan. Dari 666 kecamatan seluruh Jawa Timur di periode ini, semua ada pengurus anak cabang (PAC)-nya dan 8.501 desa se-Jatim, 94 persen sudah ada struktur anak rantingnya,” urainya.
Selain pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim, Rakorda jelang Pemilu 2024 ini diikuti ketua, sekretaris, bendahara, dan wakabid pemenangan pemilu DPC dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, para kepala dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan, Ketua DPRD kabupaten/kota kader Banteng, serta jajaran Fraksi PDIP DPRD Jatim.
Kusnadi menambahkan, melalui rakorda ini, akan dirumuskan secara bersama-sama langkah-langkah untuk mewujudkan hattrick di Pemilu 2024. Baik Pileg maupun Pilpres.

Politisi yang juga Ketua DPRD Jatim ini pun menegaskan, untuk mencapai target tersebut, semua struktur partai dan kader-kader terbaik partai yang ditempatkan di eksekutif maupun legislatif bisa merumuskan kerja-kerja kepartaian dengan matang.
“Karena kami menyadari betul bahwa politik tidak ada yang terjadi secara alamiah. Politik itu by design. Tanpa perencanaan matang, tidak mungkin kita bisa mencapai tujuan tersebut. Itu alasan kenapa kita melakukan rapat kordinasi ini,” terang Kusnadi.
Acara rapat koordinasi ini dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan akan dilaksanakan sampai Minggu (13/3/2022). (arul/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS