oleh

Banteng Banyuwangi Tahlil dan Kirim Doa untuk Patriot Nanggala 402

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi menggelar doa dan tahlil untuk patriot kru KRI Nanggala 402, Kamis (29/4/2021). Acara kirim doa untuk syuhada musibah tenggelamnya Nanggala di kantor DPC PDI Perjuangan Banyuwangi itu sekaligus juga peringatan Nuzulul Quran.

Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Fajar Isnaini mengatakan, even yang digelar ini merupakan kegiatan pertama kali yang digelar Bamusi Banyuwangi.

”Sebagai organisasi sayap partai, maka gerakan Bamusi harus satu tarikan nafas dengan gerakan dan perjuangan PDI Perjuangan,” jelas Fajar.

Baca juga: Masuk Malam ke-4, Tahlil bagi Syuhada Nanggala 402 di DPD Jatim

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi I Made Cahyana Negara menyampaikan, kegiatan doa dan tahlil untuk patriot KRI Nanggala 402 dan peringatan Nuzulul Quran merupakan kegiatan pertama Bamusi Banyuwangi.

Ke depan pihaknya berharap agar Bamusi mampu membantu menjelaskan kepada masyarakat Banyuwangi posisi agama Islam dengan politik, dan mendakwahkan agama yang rahmatan lil alamin.

Selanjutnya dia menuturkan, kegiatan yang digelar hari ini ada dua poin. Yaitu, doa dan tahlil untuk patriot KRI Nanggala 402 yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

”Sebagai bangsa Indonesia sudah sepatutnya mendoakan mereka yang telah menjaga perairan Indonesia. Mereka sangat gigih dan patut didoakan bersama-sama,” jelas Made.

Terkait peringatan Nuzulul Quran, Ketua DPRD Banyuwangi ini berharap umat Islam mampu mengilhami dan memahami ajaran-ajaran Islam yang ada di dalam Al Quran dan mengimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam NKRI.

Selain jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan, dan Bamusi Banyuwangi, acara tersebut juga dihadiri anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Hermanto, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi dan undangan lainnya.

Sebelum dilakukan buka puasa bersama, para peserta mendapatkan tausiah terkait Nuzulul Quran yang disampaikan Ustadz Mahrus dan dilakukan doa bersama. (ryo/pr)