Jumat
16 Oktober 2026 | 2 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bambang Riyoko Bantu Permodalan 80 UMKM dan Alokasikan Rp 12 M untuk Infrastruktur

pdip-jatim-dprd-sidoarjo-11122021-bambang-riyoko-a

SIDOARJO – Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Bambang Riyoko, menyerahkan bantuan modal untuk puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Desa Wage dan Bohar Kecamatan Taman. Dan, merealisasikan perombakan total infrastruktur jalan maupun pendidikan di wilayah tersebut senilai Rp 12 miliar.

Seremoni penyerahan bantuan modal untuk UMKM dilaksanakan di dua tempat, yakni di Balai Desa Wage dan Balai Desa Bohar, Sabtu (11/12/2021). Acara dihadiri puluhan pelaku UMKM dari dua desa tersebut disaksikan pihak pemerintah.

Ada 80 pelaku UMKM dari dua desa tersebut yang mendapat bantuan modal usaha. Rinciannya, untuk di Desa Wage diserahkan kepada 50 UMKM dan Desa Bohar 30 UMKM. Per UMKM mendapat suntikan dana sebesar satu juta rupiah. Bantuan permodalan tersebut sedianya untuk memutar kegiatan perekonomian UMKM.

Kucuran modal untuk UMKM realisasi dari aspirasi warga, khususnya pelaku perekonomian yang disampaikan kepada Bambang Riyoko saat menyerap usulan warga pada berbagai pertemuan masa reses.

Menurut Bambang Riyoko, pandemi Covid-19 yang berjalan dua tahun ini betul-betul memukul UMKM. Keluhan dari para pelaku UMKM masih terus masuk ke pihaknya. Karena itu, dalam rapat-rapat dewan bersama eksekutif membahas alokasi anggaran daerah, wakil rakyat dari PDI Perjuangan tersebut getol memperjuangkan penguatan sektor UMKM.

“Alhamdulillah realisasi. Semoga bantuan modal ini digunakan sesuai peruntukannya,” pesan Bambang Riyoko yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini.  

Infrastruktur Jalan dan Pendidikan Kurang Lebih Rp 12 M

Pada acara itu, Bambang Riyoko juga menyampaikan jika dirinya bersama pihak eksekutif telah mengalokasikan anggaran daerah sebesar kurang lebih Rp 12 miliar untuk merombak total infrastruktur jalan dan pendidikan di Desa Wage.

Untuk infrastruktur jalan, konstruksi dasar jalan diubah menjadi beton cor mengingat berkali-kali tambal sulam, jalan tetap mengalami kerusakan.

Perombakan total konstruksi jalan di desa ini juga didasari sejumlah faktor. Pertama, di desa ini terdapat Pasar Wage yang menjadi pusat perekonomian masyarakat setempat dan sekitar. Jalan di desa ini juga menjadi persilangan penting penghubung sejumlah kecamatan, yakni Sukodono, Gedangan dan Waru. (da/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...