Senin
24 Agustus 2026 | 4 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bakul Pasar Senggol Jombang Dukung Paslon MuRah, Ini Kata Mereka

pdip-jatim-241018-murah-sapa-pedagang

JOMBANG – Sejumlah pedagang (bakul) Pasar Bhayangkara (Pasar Senggol) Jombang mengungkapkan dukungannya kepada pasangan nomor urut 01, Mundjidah Wahab-Sumrambah dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Jombang 2024

Mereka punya beberapa alasan sehingga mantap memutuskan dukungan kepada pasangan calon bupati-wakil bupati petahana tersebut.

Menurut para pedagang, pasangan MuRah (Mundjidah-Sumrambah) mampu memberikan perkembangan pembangunan berkelanjutan untuk Jombang sehingga jauh lebih baik.

Adi (40) asal Desa Plandi, Kecamatan Jombang, salah satunya. Pedagang sepatu dan sandal itu mengungkapkan pandangannya soal paslon MuRah.

“Yang pertama pengalaman kepemimpinan. Pengalaman ini membuktikan kapasitas Bu Mun dalam menjalankan pemerintahan dan membuat kebijakan yang tepat untuk kemajuan daerah,” kata Adi, Kamis (17/10/2024).

Termasuk di dalamnya, menurut Adi, pasangan MuRah mempunyai kepedulian dan perhatian tinggi terhadap pendidikan di kota santri melalui program-programnya.

“Di bawah kepemimpinannya, program peningkatan mutu pendidikan di Jombang terus berjalan. Termasuk peningkatan infrastruktur sekolah dan akses pendidikan bagi masyarakat desa dan pelosok,” ujarnya.

Dirinya juga menilai, pasangan dengan nomor urut 1 itu memiliki komitmen pembangunan sosial dan infrastruktur yang berkelanjutan, serta ramah lingkungan.

“Bu Mundjidah dan Sumrambah menunjukkan komitmen dalam pembangunan yang berkelanjutan dengan fokus pada infrastruktur, lingkungan, dan ekonomi lokal yang mendukung kesejahteraan masyarakat tanpa merusak alam,” sebut Adi.

Menurutnya, hal ini dibuktikan dengan bagaimana pasangan Mundjidah-Sumrambah ketika menentukan kebijakan dengan pendekatan berbasis kearifan lokal selama menjabat bupati periode 2018 hingga 2023.

“Mereka dikenal mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap kebijakan. Dengan pemahaman mendalam terhadap budaya dan tradisi Jombang, kepemimpinan mereka dapat lebih mudah diterima masyarakat luas,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan pedagang bernama Agus (49), yang menurutnya pasangan Mundjidah-Sumrambah memiliki kedekatan dengan kaum perempuan dan anak, dan itu sangat bisa dirasakan.

“Sebagai perempuan, Hj. Mundjidah Wahab sangat peduli terhadap isu-isu perempuan dan anak, dengan banyak program yang mendukung pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan kesehatan keluarga,” ujarnya.

Memiliki kemitraan yang kuat dengan pemerintah pusat juga menjadi keunggulan yang menurutnya tak dimiliki oleh pasangan lain.

“Sebagai pemimpin, Hj. Mundjidah dan Sumrambah memiliki jaringan yang baik dengan pemerintah pusat dan provinsi, sehingga memudahkan alokasi anggaran dan program pembangunan untuk Jombang,” tuturnya.

Ia mengaku pada segi peningkatan pelayanan publik, masyarakat bisa merasakan langsung, karena mereka sebelumnya sudah melayani masyarakat Jombang, di periode lalu.

“Mereka telah berkomitmen meningkatkan layanan publik, seperti layanan kesehatan, administrasi kependudukan, dan infrastruktur dasar, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih cepat, mudah, dan efisien,” kata Agus.

Tak hanya itu, dia menyebut pasangan MuRah memiliki rekam jejak pemerintahan yang bersih dan terpercaya.

“Sosok keduanya memiliki rekam jejak yang bersih dan jauh dari kasus korupsi atau masalah hukum, hal ini penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.

Serta yang paling penting, sambung Agus, perihal keseimbangan pembangunan kota dan desa yang sudah terbukti dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Mereka memiliki visi untuk memastikan pembangunan tidak hanya terfokus di perkotaan, tetapi juga merata hingga ke desa-desa, sehingga kesejahteraan masyarakat di seluruh Jombang dapat meningkat,” tuturnya.

Untuk itu, ia menyebut bahwa tak hanya pedagang pasar Bhayangkara, masyarakat lainnya di kota santri pasti memilih pasangan nomor urut 1. Karena sudah terbukti, baik program maupun kebijakannya.

“Dengan kombinasi pengalaman, komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat, dan visi pembangunan yang inklusif, Hj. Munjidah Wahab dan Sumrambah menjadi pilihan yang sangat tepat dan kuat untuk melanjutkan pembangunan Jombang di masa depan,” kata Agus. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...