Minggu
01 November 2026 | 3 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Penyakit Prioritas Nasional di Jatim, Bu Risma Usulkan Program Kesehatan Terintegrasi

pdip-jatim-241018-debat-pilgub-1

SURABAYA – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini menekankan isu kesehatan dalam debat publik Pilgub Jatim 2024, di Graha Unesa, Surabaya, Jumat (18/10/2024).

Data survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, yang menunjukkan tingginya angka kejadian penyakit kanker, jantung, stroke, dan penyakit ginjal, Jawa Timur menempati peringkat ke-6 untuk kasus kanker jantung dan stroke, serta peringkat ke-15 untuk penyakit ginjal.

Untuk mengatasi masalah kesehatan ini, Risma mengusulkan sejumlah langkah strategis yang akan diterapkan jika terpilih sebagai gubernur. Pertama, ia berkomitmen untuk memberikan akses kesehatan gratis melalui program Universal Heart Coverage (UHC) di seluruh daerah Jawa Timur.

“Kami ingin memastikan bahwa semua warga Jawa Timur memiliki akses ke layanan kesehatan yang memadai tanpa harus memikirkan biaya. Kesehatan adalah hak setiap individu,” tegas Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya tersebut juga menekankan pentingnya menyediakan fasilitas rujukan khusus untuk penyakit jantung dan kanker di setiap Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil). Dengan cara tersebut, ia berharap masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan.

“Kami akan melibatkan dokter spesialis untuk memutar di lima Bakorwil, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang diperlukan tanpa harus menunggu lama,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Risma juga menggarisbawahi perlunya meningkatkan jumlah dokter spesialis di bidang jantung dan stroke. Dengan meningkatkan jumlah dokter spesialis, ia percaya bahwa layanan kesehatan di Jawa Timur akan lebih optimal.

“Kami akan memberikan beasiswa bagi dokter yang ingin mengkhususkan diri di bidang ini. Harapannya, mereka dapat tinggal dan mengabdi di daerah Bakorwil,” ungkapnya.

Sebagai langkah tambahan, Risma menjanjikan penyediaan tempat bagi dokter-dokter tersebut untuk mengabdi di wilayah yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan bahwa para dokter tidak hanya dilatih tetapi juga memiliki tempat yang layak untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan langkah-langkah yang jelas dan terarah ini, Tri Rismaharini bersama Gus Hans menunjukkan keseriusannya untuk menangani masalah kesehatan di Jawa Timur.

Ia berharap, melalui program-program tersebut, Jawa Timur bisa menjadi lebih sehat dan sejahtera, serta mampu menurunkan angka kejadian penyakit-penyakit kritis di provinsi ini. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...