Rabu
29 Juli 2026 | 10 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ansor Sampaikan Komitmen Bantu Jokowi-JK dari Luar Parlemen

pdip-jatim-anas-ansor-1

JAKARTA – Meski Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla gagal menguasai parlemen, namun duo yang dikenal dengan sebutan Jokowi-JK itu tak kekuarangan dukungan dari kalangan masyarakat. Salah satu unsur masyarakat yang siap membantu Jokowi-JK adalah Gerakan Pemuda (GP) Ansor, sebuah organisasi otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, nantinya program-program Jokowi-JK dalam pendidikan, peningkatan perekonomian dan pengentasan kemiskinan harus benar-benar didukung masyarakat. Ansor pun sudah siap membantu program Jokowi-JK.

Menurut Nusron, persoalan kemiskinan memang menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dituntaskan Jokowi-JK. Karenanya, upaya pengentasan kemiskinan harus mendapat dukungan.

“Kita berkomitmen nanti bersama pemrintahan Jokowi-JK akan ikut terlibat dalam pengentasan kemiskinan,” kata Nusron di acara pembukaan Konferensi Besar XIX GP Ansor sekaligus peluncuran bukunya yang berjudul “Keuangan Inklusif-Membongkar Hegemoni Keuangan” di Jakarta, Jumat (10/10) malam.

Politikus muda Golkar itu menegaskan, Ansor sebagai bagian dari generasi muda tidak boleh berdiam diri melihat kenyataan tentang kemiskinan. “Sebagai pemuda usia produktif, kita tidak boleh nganggur dan tidak malu. Dan kita tidak boleh masuk pada kemiskinan selamanya,” tandas Nusron di hadapan wakil presiden terpilih, Jusuf Kalla dan Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang.

Namun demikian Nusron juga mengingatkan adanya hambatan bagi Jokowi-JK dari pihak legislatif. Sebab, kenyataannya memang Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang mengusung Jokowi-JK tidak menguasai parlemen.

Nusron yang juga anggota DPR itu mengharapkan agar jangan sampai hegemoni legislatif tidak mau memberikan ruang bagi eksekutif. “Maka itu, kita perlu mengkontrol agar tidak ada terjadi tirani mayoritas dan dominasi legislatif atas pemerintahan kita ke depan,” tukasnya.

Sedangkan JK saat menyampaikan sambutannya mengapresiasi pemikiran Nusron yang dituangkan dalam buku itu. Menurut JK, penggerak ekonomi haruslah dimulai dari bawah.

“Ini perlu kita sadari dan pahami. Ini sangat menetukan dalam upaya mewujudkan kemakmuran masyarakat karena pertumbuhan ekonomi harus dilakukan dari bawah,” kata JK yang dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasihnya kepada Nusron dan GP Ansor yang telah membantu secara luar biasa dalam memenangi pemilihan presiden lalu.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto Dorong Pemerintah Perkuat Pelatihan Pemuda untuk Cetak Wirausaha Berdaya Saing

Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto mendorong pemerintah memperkuat pelatihan bagi pemuda untuk melahirkan usaha-usaha ...
KRONIK

DPRD Jember Persoalkan Klaim PT KAI atas Jalan Wijaya Kusuma

JEMBER – Status Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Stasiun PT KAI Daop 9, dipersoalkan DPRD Jember. DPRD ...