Jumat
05 Juni 2026 | 6 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas Tawarkan Konsep Transportasi Udara

pdip-jatim-anas-kota-pasuruan1

BANYUWANGI – Bakal calon gubernur Jawa Timur Abdullah Azwar Anas menegaskan, transportasi udara berperan penting dalam mendongkrak perekonomian di Jatim.

Menurut Anas, soal dampak transportasi udara ini semua sudah tahu, input dan outputnya jelas.

“Ada rumusnya, dan bukan hanya teori karena di Banyuwangi sudah jalan dan kelihatan hasilnya. Jadi tinggal atur konsep pengembangannya terarah, dan pemda mendukung penuh,” ujar Anas, kemarin.

Dia mengusulkan untuk pembangunan infrastruktur berbasis transportasi udara di Jatim. Salah satunya membangun landas pacu (runway) tambahan di Bandara Juanda, Surabaya.

Anas berpendapat, harus segera ada runway kedua sesuai rencana. Sebab, kalau seperti selama ini terus, ujarnya, bakal susah bergerak arus pesawatnya.

“Juanda ini termasuk yang terbesar di Indonesia, tapi disparitasnya dengan Jakarta terlalu besar, yang kemudian berdampak pada banyak hal, seperti investasi, MICE, dan sebagainya, yang kalah jauh dari Jakarta,” ujar Anas.

Bupati Banyuwangi ini juga menawarkan potensi membuka terminal khusus pesawat berbiaya rendah (low cost carrier) di Juanda. Sebab, terang dia, salah satu penggerak pariwisata terbesar di dunia adalah pesawat berbiaya murah.

“Ketemu dengan bos AirAsia, Lion Air, misalnya, kita kerja bareng. Targetnya, boyong turis sebanyak-banyaknya dari Asia Tenggara karena kedekatan kultur, dari Tiongkok dan India yang sekarang jumlah wisatawannya gila-gilaan. Juga Jepang dan Australia,” ucap dia.

Anas menambahkan, peningkatan infrastruktur juga perlu dilakukan di bandara di Malang, Sumenep, Jember, Banyuwangi, dan yang akan dibangun di Kediri.

Dia mengaku punya jurus tersendiri dalam mengembangkan infrastruktur transportasi udara karena punya pengalaman terukur saat berjibaku menggarap Bandara Banyuwangi.

Bandara Banyuwangi sendiri mulai beroperasi 2010 pada era Anas menjabat. Penerbangan saat ini, saat ini dalam sehari ada enam frekuensi penerbangan, yaitu tiga kali dari Surabaya dan tiga kali dari Jakarta.

Jumlah penumpang terus melonjak 1.339 persen dari 7.826 orang pada 2011 menjadi 112.661 orang pada 2016. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...