Kamis
08 Januari 2026 | 6 : 48

Amithya Ratnanggani: Investasi SDM dam Lingkungan Hidup Jadi PR Utama Pemkot Malang di 2026

pdip jatim 250524 Amithya

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan investasi sumber daya manusia (SDM) dan perbaikan lingkungan hidup menjadi pekerjaan rumah (PR) utama yang harus mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Malang pada tahun 2026.

“Investasi manusia menjadi PR di 2026. Sesuai dengan alur RPJMD, itu konsentrasi di situ. Kita bicara lima tahun ke depan. Jadi tahun pertama apa, itulah yang kita perjuangkan,” kata Mia, sapaan akrabnya, dikutip Kamis (1/1/2026).

Mia menjelaskan bahwa investasi manusia dimaknai sebagai upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM, yang meliputi penguatan sektor pendidikan, kesehatan, peningkatan keterampilan kerja, hingga kesejahteraan sosial masyarakat.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut, arah kebijakan pembangunan ke depan tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan harus difokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat agar memiliki daya saing dan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan jangka panjang daerah.

“Nanti berikutnya kita sesuaikan dengan RPJMD. Harus selaras supaya pada hasil akhirnya kita bisa melihat secara konstruktif, apa saja yang sudah kita lakukan bersama,” imbuhnya.

Selain investasi SDM, Mia juga menaruh perhatian serius terhadap isu lingkungan hidup. Ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan harus menjadi catatan penting agar kejadian banjir akibat penumpukan sedimentasi dan sampah di sungai tidak kembali terulang di tahun-tahun mendatang.

“Itu pastinya menjadi catatan kami, karena saya juga tidak ingin kejadian yang sama terulang di tahun depan,” tegasnya.

Dia menilai tantangan lingkungan hidup ke depan akan semakin kompleks seiring dengan perubahan iklim dan kondisi alam yang semakin ekstrem. Tanpa adanya evaluasi menyeluruh serta perbaikan kebijakan yang serius, persoalan lingkungan berpotensi terus berulang dari tahun ke tahun.

Di sisi lain, Mia menyebut akhir tahun 2025 sebagai momentum penting bagi DPRD Kota Malang untuk melakukan evaluasi dan refleksi kinerja bersama pemerintah daerah atas berbagai kebijakan yang telah dijalankan.

“Kami berharap bisa berkontemplasi, di tahun 2025 apa saja yang sudah kami lakukan bersama dengan pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tantangan tahun 2026 sejatinya sudah dapat diproyeksikan sejak dini, terutama terkait dinamika kebijakan dari pemerintah pusat yang berpotensi memberi dampak langsung terhadap daerah.

“Sebetulnya kita sibuk menyiapkan kebijakan yang baik untuk tahun depan. Paling tidak bisa memitigasi kemungkinan adanya tambahan kebijakan dari pusat. Catatan sementaranya seperti itu,” pungkasnya. (ull/pr)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Siap Bersinergi dengan Pemkab Membangun Bondowoso Lebih Berkarakter

BONDOWOSO – Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyatakan kesiapan partainya untuk bersinergi ...
KLIPING MEDIA

Survei LSI Denny JA: 66% Responden Tak Setuju Usulan Pilkada Lewat DPRD

JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait usulan pemilihan kepala daerah ...
KABAR CABANG

Instruksi Mas Dhito kepada Banteng Kabupaten Kediri: Turun ke Akar Rumput, Gandeng Pemuda!

KEDIRI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menginstruksikan seluruh struktur ...
LEGISLATIF

Edi Cahyo Purnomo Dorong Pengentasan Kemiskinan di Jember dari 2 Sektor

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo (ECP), mendorong pengentasan kemiskinan di ...
RUANG MERAH

Politik Kaum Muda

Oleh Muries Subiyantoro PADA pertengahan hingga akhir tahun 2025 lalu, muncul fenomena menarik yang patut dicermati ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jombang Rilis Kinerja 2025, Fokus Kawal Hak Rakyat

JOMBANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang merilis laporan kinerja tahun 2025. Hal itu sebagai bentuk ...