Akhiri Safari Ramadan di Cerme, Gus Yani Terima Keluhan Masalah Infrastruktur

 146 pembaca

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan jajaran Forkopimda kembali melakukan safari Ramadan. Kali ini berlokasi di Masjid Raudlatul Jannah, Cerme Lor, Kecamatan Cerme.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Yani juga menyerap aspirasi masyarakat dari Kecamatan Cerme dan Benjeng. Mayoritas mereka mengeluhkan infrastruktur jalan poros desa dan jembatan rusak.

Menanggapi hal itu, Gus Yani menyebut, permasalahan infrastruktur sudah masuk menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Khususnya jalan poros desa (JPD) memang menjadi permasalahan di Gresik.

Karena, perawatan yang kurang, sehingga saat ini kondisinya menjadi rusak. Oleh karenanya, tahun 2023 pemerintah Kabupaten Gresik dengan DPRD telah sepakat menggelontorkan dana senilai hampir Rp 400 miliar khusus untuk perbaikan infrastruktur ini.

“Masalah jembatan, perkembangan terkini diinformasikan bahwa jembatan ini segera masuk sistem lelang dan akan segera dikerjakan setelah ada pemenang lelangnya sehingga dalam tahun ini sudah selesai pengerjaannya,” ujar Gus Yani.

Selain itu, bupati diusung PDI Perjuangan ini menyampaikan perihal program PTSL yang saat ini tengah berjalan di Kabupaten Gresik. Pihaknya mengajak masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan program tersebut.

“Eman, kalau tidak dimanfaatkan. Saya terus menerus mendorong agar program PTSL ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena lewat PTSL ini kita berupaya mengurangi resiko sengketa tanah,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Cerme, Umar Hasyim menyebut, program PTSL yang sudah berjalan diwilayah Cerme sebanyak 5.671 bidang tanah. (mus/hs)