Sabtu
01 Agustus 2026 | 8 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahok Hadiri Peluncuran Buku tentang Megawati

pdip-jatim-buku-megawati

pdip-jatim-buku-megawatiJAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wagub Djarot Saiful Hidayat menghadiri peluncuran buku Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat. Buku kisah tentang Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu diluncurkan di Gedung ANRI, Rabu (23/3/2016).

Berbatik lengan panjang, Ahok tiba di lokasi acara sekitar pukul 19.05 WIB. Selain Ahok, pejabat yang hadir yaitu Seskab Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko PMK Puan Maharani, KaBIN Sutiyoso, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, dan eks KaBIN Hendropriyono.

Dalam acara tersebut, Pramono Anung duduk semeja dengan Megawati Soekarnoputri. Sedangkan Ahok duduk semeja dengan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

“Kami membedakan proses pilkada dengan seluruh agenda, termasuk peluncuran buku,” ujar Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, pembuatan buku tersebut tidak digagas oleh DPP PDI Perjuangan. Buku itu digagas wartawan yang telah meliput kegiatan Megawati sejak Orde Baru.

“Wartawan pejuang yang di masa sulit saat rezim otoriter bersama Megawati menyongsong arus bawah, melawan rezim otoriter,” jelasnya.

Dia menambahkan, buku terbitan Gramedia ini berisi kumpulan tulisan terkait catatan perjalanan Megawati dalam memperjuangkan demokrasi. “Bagaimana membangun harapan rakyat dan tata pemerintahan yang demokratis,” ujarnya.

Catatan 22 Wartawan

Buku Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat ditulis 22 wartawan, dua di antaranya dari Jepang dan Swedia. Mereka bukan wartawan sembarangan, mereka sudah kenyang dalam dunia jurnalistik. Sebagian masih menekuni profesi ini, sebagian lainnya menekuni dunia pendidikan dan sosial.

Mereka tergerak mengumpulkan serpihan catatan terpendam mereka selama ini. Merekalah saksi hidup bagaimana sesungguhnya Megawati, yang menjadi simbol rontoknya rezim Orde Baru.

Sepak terjang putri tertua sang proklamator Bung Karno itu ditulis dalam berbagai sudut pandang. Misalnya, kisah  Megawati melampaui masa-masa “berat”  naik ke panggung politik dan menghadapi kokohnya keangkuhan rezim Orde Baru.

Aneka reportase dari dekat bagaimana Megawati bergerilya menjumpai para pendukungnya di seantero negeri, lengkap negeri.  Cerita di balik berita soal bagaimana Megawati  menjaga persahabatannya di tengah  turbulensi politik  hingga melambung ke Istana Negara.

Tak luput juga,  bagaimana sesungguhnya Megawati meladeni wartawan di masa itu, kisah-kisah lucu dan personal yang mewarnai hubungan para wartawan dengan Megawati sebagai narasumber.

Tulisan 22 wartawan itu  tak hanya memotret gambaran Megawati sebagai perempuan yang bersahaja, ibu rumah tangga,  seorang istri,  politikus, ketua umum partai, Wakil Presiden, Presiden hingga menjadi pada akhirnya, Megawati tak ubahnya ibu bagi seluruh rakyat Indonesia.

Buku  ini disunting Kristin Samah  sebagai editor ini menjadi “pelengkap” hadirnya buku-buku yang mengulas Megawati Soekarnoputri. Sekaligus menjadi pandora yang menguak sisi kelam sejarah transisi pemerintahan Soeharto ke masa reformasi.

Detik- detik penyerbuan kantor PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta serta terbukanya Cendana untuk Megawati menjadi awal dari gerakan merah menyemut alias merah total di seluruh pelosok tanah air.

Buku ini juga dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban para saksi mata sejarah – yang mungkin saat berkiprah menjadi pekerja media dulu – tidak sempat atau luput dari kebijakan redaksional medianya masing-masing. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...
KRONIK

Dugaan Pemerkosaan Dua Santriwati di Sidoarjo: BBHAR PDIP Jatim Mintakan Perlindungan dan Restitusi dari LPSK

SURABAYA – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi mengajukan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Boyong 5 Penghargaan Harganas Jatim, Inovasi TPA Masmundari Jadi Andalan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih lima penghargaan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ...
KABAR CABANG

Musran-Musranran se-Kecamatan Kalidawir Sukses Akomodasi 30 Persen Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ...