Selasa
16 Juni 2026 | 6 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahok Hadiri Peluncuran Buku tentang Megawati

pdip-jatim-buku-megawati

pdip-jatim-buku-megawatiJAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wagub Djarot Saiful Hidayat menghadiri peluncuran buku Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat. Buku kisah tentang Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu diluncurkan di Gedung ANRI, Rabu (23/3/2016).

Berbatik lengan panjang, Ahok tiba di lokasi acara sekitar pukul 19.05 WIB. Selain Ahok, pejabat yang hadir yaitu Seskab Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko PMK Puan Maharani, KaBIN Sutiyoso, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, dan eks KaBIN Hendropriyono.

Dalam acara tersebut, Pramono Anung duduk semeja dengan Megawati Soekarnoputri. Sedangkan Ahok duduk semeja dengan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

“Kami membedakan proses pilkada dengan seluruh agenda, termasuk peluncuran buku,” ujar Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, pembuatan buku tersebut tidak digagas oleh DPP PDI Perjuangan. Buku itu digagas wartawan yang telah meliput kegiatan Megawati sejak Orde Baru.

“Wartawan pejuang yang di masa sulit saat rezim otoriter bersama Megawati menyongsong arus bawah, melawan rezim otoriter,” jelasnya.

Dia menambahkan, buku terbitan Gramedia ini berisi kumpulan tulisan terkait catatan perjalanan Megawati dalam memperjuangkan demokrasi. “Bagaimana membangun harapan rakyat dan tata pemerintahan yang demokratis,” ujarnya.

Catatan 22 Wartawan

Buku Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat ditulis 22 wartawan, dua di antaranya dari Jepang dan Swedia. Mereka bukan wartawan sembarangan, mereka sudah kenyang dalam dunia jurnalistik. Sebagian masih menekuni profesi ini, sebagian lainnya menekuni dunia pendidikan dan sosial.

Mereka tergerak mengumpulkan serpihan catatan terpendam mereka selama ini. Merekalah saksi hidup bagaimana sesungguhnya Megawati, yang menjadi simbol rontoknya rezim Orde Baru.

Sepak terjang putri tertua sang proklamator Bung Karno itu ditulis dalam berbagai sudut pandang. Misalnya, kisah  Megawati melampaui masa-masa “berat”  naik ke panggung politik dan menghadapi kokohnya keangkuhan rezim Orde Baru.

Aneka reportase dari dekat bagaimana Megawati bergerilya menjumpai para pendukungnya di seantero negeri, lengkap negeri.  Cerita di balik berita soal bagaimana Megawati  menjaga persahabatannya di tengah  turbulensi politik  hingga melambung ke Istana Negara.

Tak luput juga,  bagaimana sesungguhnya Megawati meladeni wartawan di masa itu, kisah-kisah lucu dan personal yang mewarnai hubungan para wartawan dengan Megawati sebagai narasumber.

Tulisan 22 wartawan itu  tak hanya memotret gambaran Megawati sebagai perempuan yang bersahaja, ibu rumah tangga,  seorang istri,  politikus, ketua umum partai, Wakil Presiden, Presiden hingga menjadi pada akhirnya, Megawati tak ubahnya ibu bagi seluruh rakyat Indonesia.

Buku  ini disunting Kristin Samah  sebagai editor ini menjadi “pelengkap” hadirnya buku-buku yang mengulas Megawati Soekarnoputri. Sekaligus menjadi pandora yang menguak sisi kelam sejarah transisi pemerintahan Soeharto ke masa reformasi.

Detik- detik penyerbuan kantor PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta serta terbukanya Cendana untuk Megawati menjadi awal dari gerakan merah menyemut alias merah total di seluruh pelosok tanah air.

Buku ini juga dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban para saksi mata sejarah – yang mungkin saat berkiprah menjadi pekerja media dulu – tidak sempat atau luput dari kebijakan redaksional medianya masing-masing. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Usung Spirit Jas Merah, PAC Karangrejo Magetan Bersih-bersih Punden

MAGETAN — Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, menggelar aksi kerja ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Blitar, Budaya Jadi Jembatan Menanamkan Nilai Pancasila

Ribuan warga memadati Alun-Alun Kanigoro dalam peringatan Bulan Bung Karno yang menghadirkan wayang kulit, macapat, ...
LEGISLATIF

Respons Aksi Mahasiswa, Ketua DPRD Kota Malang Minta MBG Dievaluasi Menyeluruh

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis ...
HEADLINE

Hasto Kristiyanto Ungkap 3 Pesan Moral Gatotkaca: Berani Bela Kebenaran dan Keadilan

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkap tiga pesan moral dari tokoh pewayangan Gatotkaca dalam ...
KRONIK

Tahun Baru Hijriah, Bupati Ipuk Minta ASN Tebar Kepedulian dan Perkuat Kolaborasi Layani Masyarakat

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh ASN bergotong royong menyalurkan donasi untuk ...
KRONIK

Di Istana Gebang, Seniman-Budayawan Menitipkan Tawa dan Tangis Mereka

Renovasi Istana Gebang di Kota Blitar disambut antusias para pelaku seni dan budayawan. Bagi mereka, rumah masa ...