Sabtu
31 Oktober 2026 | 7 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Adi Sutarwijono: NU Terbuka Terhadap Entitas Politik dan Bersinergi dengan Baik

pdip-jatim-awi-sutar-120521

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijo menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya di Hotel Tunjungan, Surabaya, Minggu (21/11/2021).

Selain Adi, Muskercab I PCNU Surabaya juga dihadiriWali Kota Surabaya Eri Cahyadi; Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti; Anggota DPRD yang juga Ketua Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni; hingga Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan.

“Ini menandakan NU terbuka terhadap entitas politik di luarnya dan bersinergi dengan baik,” kata Adi kepada wartawan di Surabaya, kemarin.

Selain diundang di pembukaan Muskercab, selama ini dirinya memang terbiasa bergaul dengan para tokoh NU, bahkan sejak menjadi anggota DPRD Surabaya.

“Pada saat kampanye pun, kami aktif berkomunikasi dengan tokoh-tokoh NU dari berbagai jenjang kepengurusan,” tandas wakil rakyat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Karena itu, Adi berharap PCNU Surabaya di bawah kepemimpinan KH Muhibbin Zuhri, berkontribusi dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Kebetulan Surabaya sudah level 1 PPKM dan wali kota juga menyampaikan bahwa agenda ke depan kita adalah pemulihan ekonomi,” kata Adi.

“Maka NU bisa berkontribusi yang sangat baik dalam upaya pemulihan perekonomian di Surabaya. Bahkan NU berkolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat lain di Surabaya ini,” sambungnya.

Saat pembukaan Muskercab, beber Awi, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Muhammad Nuh menyampaikan bahwa NU di Surabaya menjadi salah satu pemilik saham, terbesar bahkan. Sehingga, praktis gerbong terbesar adalah NU.

Termasuk keterlibatan NU di partai politik? “Ya itu termasuk. Di kepengurusan PDI Perjuangan Surabaya, banyak kader NU. Ada Mas Abdul Ghoni Mukhlas, kader muda NU. Teman-teman kami di lapangan juga terlibat dalam kelompok pengajian dan sebagainya,” beber Adi.

“Kalau sekarang sedang ada peringatan 1 Muharram pun ada peringatan di kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya. Kemarin juga ada peringatan Hari Santri,” tandasnya.

Hal itu, tandas Adi, mencerminkan kalau PDIP juga terbuka, bertemu dalam satu ide untuk mengawal Surabaya menjadi rumah bersama bagi seluruh warga masyarakat. NU juga menjadi mitra dan saling berkolaborasi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...
KRONIK

Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi Ziarah ke Makam Raja-Raja

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat menjadikan sejarah dan perjuangan para ...