Sabtu
12 September 2026 | 10 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Adi Sutarwijono: NU Terbuka Terhadap Entitas Politik dan Bersinergi dengan Baik

pdip-jatim-awi-sutar-120521

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijo menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya di Hotel Tunjungan, Surabaya, Minggu (21/11/2021).

Selain Adi, Muskercab I PCNU Surabaya juga dihadiriWali Kota Surabaya Eri Cahyadi; Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti; Anggota DPRD yang juga Ketua Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni; hingga Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan.

“Ini menandakan NU terbuka terhadap entitas politik di luarnya dan bersinergi dengan baik,” kata Adi kepada wartawan di Surabaya, kemarin.

Selain diundang di pembukaan Muskercab, selama ini dirinya memang terbiasa bergaul dengan para tokoh NU, bahkan sejak menjadi anggota DPRD Surabaya.

“Pada saat kampanye pun, kami aktif berkomunikasi dengan tokoh-tokoh NU dari berbagai jenjang kepengurusan,” tandas wakil rakyat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Karena itu, Adi berharap PCNU Surabaya di bawah kepemimpinan KH Muhibbin Zuhri, berkontribusi dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Kebetulan Surabaya sudah level 1 PPKM dan wali kota juga menyampaikan bahwa agenda ke depan kita adalah pemulihan ekonomi,” kata Adi.

“Maka NU bisa berkontribusi yang sangat baik dalam upaya pemulihan perekonomian di Surabaya. Bahkan NU berkolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat lain di Surabaya ini,” sambungnya.

Saat pembukaan Muskercab, beber Awi, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Muhammad Nuh menyampaikan bahwa NU di Surabaya menjadi salah satu pemilik saham, terbesar bahkan. Sehingga, praktis gerbong terbesar adalah NU.

Termasuk keterlibatan NU di partai politik? “Ya itu termasuk. Di kepengurusan PDI Perjuangan Surabaya, banyak kader NU. Ada Mas Abdul Ghoni Mukhlas, kader muda NU. Teman-teman kami di lapangan juga terlibat dalam kelompok pengajian dan sebagainya,” beber Adi.

“Kalau sekarang sedang ada peringatan 1 Muharram pun ada peringatan di kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya. Kemarin juga ada peringatan Hari Santri,” tandasnya.

Hal itu, tandas Adi, mencerminkan kalau PDIP juga terbuka, bertemu dalam satu ide untuk mengawal Surabaya menjadi rumah bersama bagi seluruh warga masyarakat. NU juga menjadi mitra dan saling berkolaborasi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...