Kamis
03 September 2026 | 8 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Adi Sutarwijono: NU Terbuka Terhadap Entitas Politik dan Bersinergi dengan Baik

pdip-jatim-awi-sutar-120521

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijo menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya di Hotel Tunjungan, Surabaya, Minggu (21/11/2021).

Selain Adi, Muskercab I PCNU Surabaya juga dihadiriWali Kota Surabaya Eri Cahyadi; Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti; Anggota DPRD yang juga Ketua Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni; hingga Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan.

“Ini menandakan NU terbuka terhadap entitas politik di luarnya dan bersinergi dengan baik,” kata Adi kepada wartawan di Surabaya, kemarin.

Selain diundang di pembukaan Muskercab, selama ini dirinya memang terbiasa bergaul dengan para tokoh NU, bahkan sejak menjadi anggota DPRD Surabaya.

“Pada saat kampanye pun, kami aktif berkomunikasi dengan tokoh-tokoh NU dari berbagai jenjang kepengurusan,” tandas wakil rakyat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Karena itu, Adi berharap PCNU Surabaya di bawah kepemimpinan KH Muhibbin Zuhri, berkontribusi dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Kebetulan Surabaya sudah level 1 PPKM dan wali kota juga menyampaikan bahwa agenda ke depan kita adalah pemulihan ekonomi,” kata Adi.

“Maka NU bisa berkontribusi yang sangat baik dalam upaya pemulihan perekonomian di Surabaya. Bahkan NU berkolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat lain di Surabaya ini,” sambungnya.

Saat pembukaan Muskercab, beber Awi, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Muhammad Nuh menyampaikan bahwa NU di Surabaya menjadi salah satu pemilik saham, terbesar bahkan. Sehingga, praktis gerbong terbesar adalah NU.

Termasuk keterlibatan NU di partai politik? “Ya itu termasuk. Di kepengurusan PDI Perjuangan Surabaya, banyak kader NU. Ada Mas Abdul Ghoni Mukhlas, kader muda NU. Teman-teman kami di lapangan juga terlibat dalam kelompok pengajian dan sebagainya,” beber Adi.

“Kalau sekarang sedang ada peringatan 1 Muharram pun ada peringatan di kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya. Kemarin juga ada peringatan Hari Santri,” tandasnya.

Hal itu, tandas Adi, mencerminkan kalau PDIP juga terbuka, bertemu dalam satu ide untuk mengawal Surabaya menjadi rumah bersama bagi seluruh warga masyarakat. NU juga menjadi mitra dan saling berkolaborasi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Fraksi PDIP Jatim Dorong Sistem Rating SPPG, Pengawasan MBG Berbasis Risiko

SURABAYA – Untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ...
SEMENTARA ITU...

Eri: Maulid Nabi Jangan Sekadar Bersholawat, Teladani Akhlak Rasulullah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan Maulid Nabi tidak cukup dengan bersholawat, tetapi harus diwujudkan ...
KABAR CABANG

Guntur Soroti Literasi Politik Anak Muda, Apatisme Harus Dijawab dengan Edukasi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menyoroti pentingnya meningkatkan literasi ...
LEGISLATIF

Khamim Perluas Potensi Susu Dusun Brau Lewat Festival Nyusu Bareng

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong potensi susu lokal Dusun Brau, ...
BERITA TERKINI

Keluhan Peziarah Berulang, Eri Perketat Pengawasan Anjal di Kawasan Makam Sunan Ampel

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pengawasan terhadap anak jalanan (anjal) dan pengamen di ...
KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...