Jumat
17 April 2026 | 5 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ganjar-Cak Imin Nge-teh Bareng, Pengamat Unair: Bukan Sekadar Pertemuan Biasa

pdip-jatim-230819-ganjar-imin-minum-teh-2

SURABAYA – Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi menilai pertemuan politik antara Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bukan sekadar pertemuan biasa, namun melebihi itu.

Yakni memiliki tujuan-tujuan politik yang lebih penting ditinjau dari proses kerja sama politik dalam Pilpres 2024.

Menurut Airlangga Pribadi, pertemuan antara kedua politisi tersebut memperlihatkan kemungkinan mulai munculnya conflict of interest di internal koalisi partai politik pendukung Prabowo Subianto.

“Apabila kita melihat postur gemuk dari empat partai pendukung koalisi, maka tiga partai pendukungnya baik Golkar, PAN maupun PKB masing-masing memiliki kepentingan kuat untuk menampilkan tokoh mereka sebagai calon wakil presiden,” kata Airlangga di Surabaya, Sabtu (19/8/2023).

Dalam konteks ini posisi Cak Imin yang sebelumnya telah diyakinkan untuk menjadi kandidat cawapres dari Prabowo Subianto, sebut Airlangga Pribadi, sangat mungkin dengan masuknya PAN dan Golkar dengan agenda cawapresnya masing-masing membuat posisi Cak Imin dapat tergeser ke calon-calon lainnya.

“Pertemuan kedua elite tersebut menjadi rasional dalam konteks menjadi bagian dari sikap politik Muhaimin dan PKB untuk membangun aliansi dengan Ganjar,” sebutnya.

Kedua, lanjut Airlangga, pilihan politik untuk lebih mendukung Ganjar menjadi rasional ditinjau dari efek ekor jas yang akan didapat oleh PKB.

Hal ini mengingat di tingkat konstituen PKB menurut survey Indikator menunjukkan bahwa 40,3 persen pemilih PKB memilih Ganjar Pranowo. Sementara Prabowo Subianto mendapat dukungan sebesar 30,5 persen, dan Anies Baswedan 25 persen.

“Dalam kalkulasi seperti ini apabila PKB ingin memaksimalisasikan perolehan dalam pilpres, maka pilihan yang ada, adalah mendukung pasangan Ganjar Pranowo,” ulas Airlangga.

“Sementara itu apabila PKB dengan Cak Imin masuk dalam koalisi Ganjar, maka akan mempengaruhi soliditas politik bagi pasangan tersebut,” sambung doktor alumnus Murdoch University, Australia itu.

Skema nasionalis-religius yang menjadi orientasi politik dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, imbuhnya, menjadi sejalan dengan kerja sama politik yang terbangun antara PDI Perjuangan, PPP dan PKB.

Diberitakan, bakal calon presiden (bacapres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2023) siang. Hal ini berdasarkan foto yang diunggah Ganjar Pranowo di akun Instagramnya.

Kompak mengenakan kemeja berwarna putih, Ganjar dan Cak Imin tampak minum teh bareng di teras kafe. Keduanya bahkan sempat bersulang sebelum menyeruputnya secara bersamaan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...