Jumat
21 Agustus 2026 | 7 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Bulan Bung Karno 2023, DPC Magetan Gelar Lomba Catur

IMG-20230618-WA0025_copy_900x507

Berhadiah jutaan rupiah, jumlah peserta ratusan hingga luar Provinsi Jawa Timur

MAGETAN – Ratusan pecatur dari berbagai daerah mengikuti turnamen catur Banteng Magetan di aula kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Minggu (18/6/2023).

Turnamen merebutkan tropi dan total hadiah bernilai jutaan rupiah. Kejuaraan olahraga catur rangkain kegiatan yang dilaksanakan DPC Magetan dalam memeriahkan Bulan Bung Karno, Juni tahun ini.

Turnamen dibagi dalam dua kelas,  yaitu kelas U-12 khusus untuk peserta asal Magetan. Dan kelas umum dengan peserta dari dalam maupun luar kota.

Berdasarkan keterangan panitia, peserta untuk kelas umum juga diikuti pecatur asal Ponorogo dan Ngawi. Bahkan beberapa peserta dari luar Provinsi.

Sejumlah pihak kompeten di bidang olahraga hadir dalam acara. Ketua KONI Bambang Trianto, misalnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Sujatno mengatakan, turnamen diharapkan melahirkan  bibit-bibit atlet catur yang andal dari Kabupaten dari Kabupaten Magetan khususnya, dan Jawa Timur pada umumnya.

“Diharapkan bisa memunculkan bibit-bibit atlet Catur yang profesional dari Kabupaten Magetan,” kata Sujatno yang juga Ketua DPRD Magetan.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan sekaligus Ketua Percasi Kabupaten Magetan, H Rita Haryati menyampaikan, turnamen catur ini untuk memperingati Bulan Bung Karno.

Menurut dia, pada bulan Juni, sedikitnya ada 3 peristiwa bersejarah yang terkait langsung dengan bapak bangsa, Bung Karno.

Pada 1 Juni 1945, Bung Karno dalam pidatonya pada sidang BPUPKI menjelaskan 5 dasar negara yang ia namakan Pancasila. Peristiwa tersebut kini diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Baca juga:Di Tulungagung, Bocah Sukarno Diajari Sarinah Ihwal Mencintai Rakyat Kecil

Kemudian pada 6 Juni 1901, adalah waktu kelahiran Bung Karno. Kusno Sosrodihardjo, nama kecil Sukarno, lahir di sebuah rumah kontrakan di Surabaya. Kemudian pada 21 Juni 1970, sang proklamator tersebut menghembuskan nafas terakhirnya.

“Peringatan bulan Bung Karno juga untuk menumbuhkan minat masyarakat untuk permainan yang memerlukan asah otak ini. Alhamdullilah, antusias masyarakat sangat luar biasa,” kata Rita.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wabup Antok Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Sengon Hill Ngawi

NGAWI – Kawasan Sengon Hill, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Kamis (20/8/2026) pagi, menjadi titik ...
EKSEKUTIF

2 Kasus Kekerasan Seksual Anak, Eri Perintahkan Semua Panti Asuhan di Surabaya Diverifikasi

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi memerintahkan seluruh panti asuhan di Kota Surabaya diverifikasi dan didata ulang ...
KRONIK

Fery Minta Generasi Tua Kenalkan Tradisi kepada Gen Z agar Tak Putus di Tengah Jalan

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono meminta orang tua aktif mengenalkan tradisi kepada anak-anak dan Gen Z ...
KRONIK

Bupati Ipuk Puji Hilirisasi Kerajinan Bambu Desa Gintangan yang Mampu Perkuat Ekonomi dari Bawah

BANYUWANGI – Desa Gintangan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Untuk ...
LEGISLATIF

Yudi Perjuangkan Aspirasi Warga Tanggung Direalisasikan melalui APBD 2027

BLITAR – Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Yudi Meira memastikan aspirasi warga Kelurahan Tanggung, Kecamatan ...
OLAHRAGA

Semifinal Soekarno Cup 2026 Hari Ini, Wasit Liga 1 dan VAR Pastikan Laga Berjalan Profesional

SURABAYA – Semifinal Soekarno Cup 2026 digelar hari ini di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, dengan standar ...