Selasa
21 April 2026 | 1 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sikapi LKPJ Gubernur Jatim 2022, Ini Catatan Fraksi PDI Perjuangan

pdip-jatim-230406-sasa

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur punya catatan menyikapi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jatim Akhir Tahun Anggaran 2022.

Catatan Fraksi PDI Perjuangan itu disampaikan saat sidang paripurna DPRD Jatim dengan agenda pandangan umum fraksi pada Rabu (5/4/2023).

Juru bicara Fraksi PDIP DPRD Jatim Diana Amaliyah Verawatiningsih menyebutkan, ada beberapa materi LKPJ Gubernur yang dinilai perlu penjelasan lebih mendalam.

Pertama, mengenai penurunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang sifatnya padat karya dari 11,48 persen pada 2021 menjadi 11,11 persen di 2022.

“Kita minta Gubernur Jatim menjelaskan tentang masalah ini,” beber Diana Sasa di Surabaya, Kamis (6/4/2023).

Menurutnya, Fraksi PDIP juga menyoroti kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) yang dinilai terkesan jalan sendiri-sendiri. Pihaknya menyebut, untuk hal ini perlu sinergi antar BUMD.

Khusus untuk BUMD Bank Jatim, sebut Sasa, fraksinya melihat soal penyaluran kredit ke sektor UMKM. Menurutnya, meski penyaluran kredit tersebut telah meningkat 26,24 persen pada 2022, namun masih jauh dibanding kredit konsumsi dan komersial.

Pada tahun 2022 kredit untuk UMKM mencapai Rp 6,34 triliun, sedangkan sektor konsumsi Rp 28,65 triliun dan komersial Rp 11,20 triliun. “Ketimpangan komposisi kredit kepada UMKM ini sungguh perlu menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Catatan berikutnya dari Fraksi PDIP, lanjut Sasa, yakni soal komposisi non-peforming loan (NPL) UMKM sebesar 0,60 persen menjadi yang terendah dibanding sektor lainnya, yakni 2,83 persen.

“Rasio LDR Bank Jatim saat ini masih jauh di bawah standar yang ditetapkan Bank Indonesia. Artinya, penyaluran kredit Bank Jatim masih belum optimal dibandingkan ketersediaan dana yang ada,” ungkap dia.

Selain BUMD, Fraksi PDIP juga mengingatkan masalah aset. Dia menyebut, banyak aset yang belum tersertifikasi, masih sengketa, dan pemanfaatannya dikuasai pihak ketiga tanpa transparansi dan akuntabilitas yang baik.

Lalu, soal ketidaksamaan data tentang indeks pembangunan manusia (IPM) milik Pemprov dengan BPS juga jadi sorotan Fraksi PDI Perjuangan. Dokumen LKPJ 2022 menarasikan pertumbuhan IPM Provinsi Jawa Timur tertinggi di Pulau Jawa (0,65) dari 2019 sampai 2022.

“Tapi data milik BPS menyebutkan bahwa IPM Jatim berada di urutan terbawah atau nomor 6 dari enam provinsi di Pulau Jawa,” bebernya.

Selanjutnya yang juga menjadi perhatian Fraksi PDIP, yakni perhatian terhadap kesejahteraan petani dan peternak. Terkait ini, fraksinya menemukan di lapangan masih banyak petani dan nelayan yang pendapatannya di bawah UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota).

Sedangkan kesejahteraan peternak masih berpihak pada peternak besar. Menurut Sasa, dibutuhkan bantuan teknis maupun keuangan kepada para peternak kecil dan perintisan.

Juga dibutuhkan penanganan yang serius dan komprehensif atas persoalan klasik yang selalu dihadapi. Misalnya masalah yang dihadapi petani dan pekebun, seperti bibit, pupuk, harga produk, dan pengelolaan pasca panen.

Lalu masalah yang dihadapi nelayan terkait pengadaan perahu dan harga bahan bakar terjangkau. Juga untuk para peternak dan petambak terkait masalah pakan sehat, pencegahan dan penanganan wabah penyakit. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...
KRONIK

Erma Tegaskan Pelibatan Gen Z pada Struktur PAC Melalui Proses Panjang

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten, Erma Susanti, menegaskan bahwa pelibatan Gen Z dalam pengisian ...
KABAR CABANG

Hadapi 2029, Fery Sudarsono Dorong Konsolidasi dan Digitalisasi Kader PDIP Kabupaten Madiun

Fery Sudarsono dorong konsolidasi kader PDIP Kabupaten Madiun hingga akar rumput sekaligus menekankan pentingnya ...