Rabu
14 Oktober 2026 | 8 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menteri Anas Sebut Digital Leadership Kunci Sukses Pemimpin Jalankan Pemerintahan

PDIP-Jatim-Menteri-Anas-31012023

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas, mengatakan, seorang pemimpin wajib memahami digital leadership untuk dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

Karena dunia semakin terkoneksi dengan sistem digital, seorang pemimpin harus mampu meningkatkan kemampuannya, terutama dalam konsep kepemimpinan secara digital.

“Ke depan, digital leadership ini menjadi salah satu alternatif yang menjadi kunci sukses untuk memimpin yayasan maupun organisasi,” ujar Menteri Anas dalam sambutannya saat membuka Pelantikan dan Rapat Kerja Bersama Yayasan Asrama Pelajar Islam (YAPI) di Jakarta, Senin (30/1/2023).

Menurut Menteri Anas digital leadership ini dimaksudkan agar seorang pemimpin publik lebih cepat tanggap dan melek teknologi agar mampu menangkap pesan dari masyarakat untuk membawa organisasi ke arah yang tepat dan lebih maju.

Selanjutnya, tambah Menteri Anas, terkait digital leadership, ada dua digital skill yang dibutuhkan pemimpin, yakni hard skill dan soft skill.

“Penguasaan terhadap teori dan metodologi sektor publik pada hard skill seperti teori organisasi, pengelolaan SDM sektor publik, dan analisis kebijakan publik saja tidak cukup. Perlu dukungan penguasaan teori dan metodologi dari ilmu yang lain sebagai minor subject, terutama pengetahuan dalam bidang digital technology,” jelasnya.

Sementara itu, dalam hal soft skill, lanjut Menteri Anas, pemimpin perlu memiliki kemampuan analisis untuk berpikir kritis dan memberikan solusi pemecahan masalah.

“Selain itu penguasaan presentasi publik yang baik, penguasaan bahasa Inggris, coding, kreatif dan inovatif, resolusi konflik dan negosiasi, serta kolaborasi juga harus dimiliki seorang pemimpin,” terangnya.

Digital skill juga sangat diperlukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Adanya arsitektur SPBE diharapkan mampu menopang reformasi birokrasi tematik, yaitu RB penanggulangan kemiskinan, RB peningkatan investasi, serta RB percepatan prioritas aktual Presiden.

“Digitalisasi berbasis arsitektur SPBE menjadi pilar bagi program reformasi birokrasi tematik yang berdampak luas bagi masyarakat,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Ada lima keterampilan yang dibutuhkan untuk mendukung pemerintahan digital. Yakni, keterampilan kepemimpinan digital, keterampilan profesional digital, keterampilan sosio-emosional digital, keterampilan pengguna digital, serta keterampilan abad 21 dalam masyarakat.

“Pada masa kini seorang pemimpin publik semakin dituntut cepat tanggap dan melek akan teknologi supaya mampu menangkap pesan dari masyarakat untuk membawa organisasi ke arah yang tepat dan lebih maju,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...