Selasa
15 September 2026 | 7 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Gonggang Wakafkan Tanahnya untuk Jalan, Diana Sasa Buatkan Talud

IMG-20230122-WA0035_copy_750x421

MAGETAN – Partisipasi warga Desa Gonggang Kecamatan Poncol dalam pembangunan infrastruktur patut diacungi dua jempol. Mereka mewakafkan sebagian tanahnya untuk pembuatan jalan yang layak.

Gayung pun bersambut. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa, melalui kewenangan budjeting anggaran daerah yang dimiliki, memperjuangkan alokasi sejumlah dana untuk pembuatan talud atau dinding penahan tanah jalan.

Jalan dimaksud, yakni jalan tembusan yang mengarah ke jalan penghubung antara Desa Gonggang menuju Desa Ngolo, Kabupaten Wonogori Jawa Tengah. Tadinya, jalan ini adalah jalan setapak di lereng kaki Gunung Lawu.

Aktivis pergerakan sosial komunitas Bocah Ndeso Seneng Alam (D’BONESAL), Saiful Bahri, menceritakan perihal sulitnya  anak-anak Desa Gonggang yang mau berangkat atau pulang sekolah, termasuk mengaji, sebelum adanya jalan tersebut.

“Dulu, anak-anak kalau ke sekolah atau pergi mengaji formal dari Gonggang ke Ngolo mesti menyusuri pinggir hutan, jalan setapak” kenang Saiful sembari memperkirakan jarak tempuh sekira 16-17 kilometer.

Kondisi tersebut, pada 2019 lalu, oleh Saiful dan sejumlah warga diceritakan kepada Diana Sasa.

Belakangan waktu, aspirasi dari warga tersebut terealisasi. Sejumlah dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui aspirasi dari Diana Sasa, menggelontor untuk pembangunan jembatan dan talud di Desa Gonggang.

Anggota DPRD Jawa Timur bersama warga Desa Gonggang.

Saiful merinci, panjang jembatan 45 meter dengan lebar 6 meter. Untuk ketinggian mencapai 19 dari rencana 26 meter. Sementara talud sepanjang 2,5 kilometer.

“Menghubungkan jalan tembusan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah,” kata Saiful Bahri, Minggu (22/1/2023).

Terbukanya akses jalan juga menumbuhkan geliat perekonomian setempat.

“Di ujung desa, kini ada yang buka usaha penggergajian kayu, bisa menyerap tenaga kerja. Warung-warung juga laku, itu luar biasa,” katanya.

Dengan perubahan kondisi itu, Saiful dan warga pun kembali melambungkan harapan lebih besar lagi.

“Mimpi kita nanti itu, kami bikin agrowisata, kalau bisa,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Saiful Bahri juga menyampaikan terima kasih kepada Diana Sasa dan pihak-pihak terkait yang telah membantu percepatan pembangunan infrastruktur Desa Gonggang. (red/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...