Sabtu
23 Mei 2026 | 8 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Trenggalek Siap Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem Sebelum 2024

pdip-jatim-220309-arifin

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut yang sekarang mencapai 11 ribu jiwa, bisa terselesaikan sebelum 2024.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, kemiskinan ekstrem itu ukurannya 1,9 ‘dollar purchasing power parity’. Kalau dihitung di Kabupaten Trenggalek kalau sekarang kemiskinan Trenggalek 10,58 itu totalnya sekitar 76 ribu jiwa.

“Nah, kemiskinan ekstremnya sekitar 1,5 sekian. Ini artinya, ada sekitar 11 ribu jiwa (masuk kategori kemiskinan ekstrem). Jadi kami diberi tugas 11 ribu orang ini wajib mentas, ‘by name by address’-nya,” kata Bupati Arifin kepada awak media di Trenggalek, Senin (26/11/2022).

Menindaklanjuti gerakan pengentasan kemiskinan ekstrem itu, berbagai langkah akselerasipun digiatkan. Akselerasi itu, salah satunya diwujudkan dalam program Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (Gertak).

Melalui Gertak, jelas Arifin, masyarakat diajak bersedekah informasi kepada pemerintah daerah, mengenai permasalahan kemiskinan yang terjadi di sekitarnya.

“Maka dari itu unsur masyarakat ikut dilibatkan. Menjadi pasukan pink yang fungsinya membantu pemerintah sedekah informasi dan melakukan survei di lapangan. Dinamakan pasukan pink, karena seragam yang digunakan berwarna pink. Warna ini identik dengan warna kasih sayang,” ujar dia.

Selain melalui sejumlah program pemerintah lewat berbagai bantuan sosial, upaya pengentasan kemiskinan itu dilakukan dengan langkah kolaboratif lainnya. Di antaranya bersinergi dengan Baznas Trenggalek.

Program ini cukup efektif. Terbukti, dana sosial yang dihimpun meningkat drastis, yakni dari awalnya terakomodasi sekitar Rp120 juta per tahun, kini naik drastis hingga Rp7 miliar per tahun.

Selain dari 126 unit pengumpulan zakat, besarnya pencapaian itu disumbang dana infak saat Trenggalek dilanda bencana alam beberapa waktu lalu.

Dana itu, juga dialokasikan untuk upaya pengentasan kemiskinan. Salah satunya untuk membayarkan sementara iuran Kartu Indonesia Sehat (KIS) masyarakat miskin.

Kemudian tahun berikutnya, bisa dimasukkan daftar penerima KIS daerah yang dibayarkan melalui APBD.

Menurutnya, tidak hanya ini saja, dana yang dikelola Baznas itu juga difungsikan untuk melakukan bedah rumah masyarakat miskin dan masih banyak yang lainnya.

“Bahkan pada program wakaf, telah mewujudkan pemukiman layak huni bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek,” ungkapnya. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Megawati Hadiri Resepsi Pernikahan Putra Hasto Kristiyanto di Yogyakarta

Megawati Soekarnoputri menghadiri resepsi pernikahan putra Hasto Kristiyanto di Yogyakarta yang berlangsung hangat ...
BERITA TERKINI

Banteng-banteng Gen Z Gresik Diharapkan Mampu Menekan Pragmatisme Politik

GRESIK — Keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan PDI Perjuangan diharapkan bisa menekan pragmatisme politik ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC PDI Perjuangan Mojokerto, Sadarestuwati Tekankan Kedekatan dengan Rakyat

MOJOKERTO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menggelar pelantikan pengurus Pengurus ...
HEADLINE

Merawat Spirit Gotong Royong, DPC PDI-P Gresik Gelar Pelantikan PAC di GNI

GRESIK – Pekik merdeka dan kepulan semangat nasionalisme membuncah di dalam ruang Gedung Nasional Indonesia (GNI) ...
HEADLINE

Jelang Iduladha 2026, PDI Perjuangan Jatim Distribusikan Hampir 500 Ekor Sapi ke Seluruh DPC

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyampaikan bahwa partainya akan menyalurkan ...
KABAR CABANG

Armuji dan Kader PDIP Surabaya Tinjau Mangrove, Antisipasi Dampak El Nino 2026

Armuji bersama kader PDIP Surabaya meninjau kawasan mangrove pesisir timur Surabaya untuk mengantisipasi dampak El ...