Sabtu
19 September 2026 | 3 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bersama BRIN, Dekopin Rumuskan Strategi Pengembangan Koperasi di Era Modern

pdip-jatim-221213-sub-brin-1

JAKARTA – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Dr Sri Untari Bisowarno M.AP menegaskan bahwa ketimpangan perekonomian menjadi problematika yang serius. Pasalnya setelah era reformasi hingga saat ini, gap ketimpangan ekonomi semakin melebar.

Fenomena ketimpangan ekonomi ini, sebutnya, jelas bertentangan dengan cita-cita para founding fathers bangsa Indonesia. Untari menyatakan, sudah saatnya perekonomian nasional kembali kepada konsep ekonomi kerakyatan berbasis Pancasila.

“Ketimpangan menjadi masalah besar dalam perekonomian Indonesia selama 2 dekade ke belakang. Maka membangun fondasi ekonomi kerakyatan berbasis Pancasila mutlak harus dilakukan. Sehingga arah pembangunan nasional benar-benar mengacu pada nilai-nilai konstitusi,” ungkap Untari di Auditorium Widya Graha, Kampus BRIN, Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Dalam Seminar yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan tema “Konsep dan Implementasi Sistem Ekonomi Kerakyatan” tersebut, Untari menegaskan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi diukur melalui dampak yang dirasakan masyarakat.

Selain itu, penjelasan pasal 33 UUD 1945 secara tegas telah menjabarkan bahwa perekonomian harus disusun sebagai sebuah usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Maka, sebut Untari, cara mengatasi ketimpangan berdasarkan amanah konstitusi tersebut ialah koperasi.

Menurutnya, koperasi adalah wadah untuk membangun ekonomi kerakyatan sebagaimana amanah konstitusi.

“Namun di lapangan, koperasi melakukan kegiatan perekonomian untuk menyatukan semua potensi rakyat yaitu anggota koperasi. Secara bersama-sama untuk memecahkan masalah yang dihadapi secara mandiri tanpa campur tangan pemerintah,” jelasnya.

Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita SBW Malang ini menjelaskan bahwa saat sekarang, sumbangsih koperasi terhadap perekonomian nasional adalah 5,1% terhadap produk domestik bruto.

Dia meyakini koperasi dapat memberikan sumbangsih lebih terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dapat tercapai apabila pemerintah dapat memosisikan koperasi sama terhormatnya dengan pelaku ekonomi nasional lainnya.

Terlebih, koperasi melibatkan rakyat sebagai pemilik dan anggota. Sebagai sebuah upaya untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh rakyat agar dikelola secara maksimal demi kesejahteraan bersama.

“Karena masyarakat adalah subjek dan objek pembangunan nasional. Kebermanfaatan pembangunan harus bisa dirasakan serta bisa membawa dampak positif,” paparnya.

“Pendapatan koperasi tumbuh melalui pertumbuhan manusia, organisasi, dan aset. Maka melalui koperasi, seluruh kapasitas ekonomi semua lapisan kelompok masyarakat/anggota juga harus meningkat,” sambung Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur itu.

Pihaknya juga mendorong agar pembaharuan terhadap RUU Perkoperasian bisa segera direalisasikan. Pasalnya, regulasi perkoperasian, dalam UU No. 25/1992 dipandang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan gerakan Koperasi Indonesia saat ini.

“Maka RUU ini harus dapat memperhatikan trend perubahan demografi, teknologi dan, bisnis secara jangka panjang. Serta bisa mengakomodasi juga mengantisipasi berbagai perubahan, peluang, serta pemberharuan,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

2 Bulan Sumur Warga Wonocolo Bojonegoro Mengering, Lasmiran Kirim Air Bersih

BOJONEGORO – Krisis air bersih melanda warga Desa Hargomulyo dan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Kader PDI ...
LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...
KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...
EKSEKUTIF

Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Gandeng Pemkab Sumenep

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka peluang penguatan pasokan dan ...
LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...