Minggu
01 November 2026 | 9 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Target PAD Kota Malang 2023 Rp 1 T, Made Dorong Pemkot Tingkatkan Potensi Pendapatan

pdip-jatim-221103-made-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang pada tahun 2023 ditargetkan meningkat sebesar 60 persen dibandingkan 2022.

PAD Kota Malang diproyeksikan bisa menyentuh angka Rp 1 triliun itu telah disepakati dalam rapat sidang paripurna terkait Laporan Badan Anggaran DPRD terhadap Ranperda APBD 2023.

Oleh sebab itu, kata Made, DPRD Kota Malang mendorong Pemkot untuk meningkatkan potensi pendapatan daerah dari berbagai sektor strategis. Khususnya pendapatan pajak melalui sektor kuliner yang berpotensi bisa ditingkatkan melalui pajak hotel, restoran, dan pajak BPHTB.

“Kita melihat kan begini, berdasarkan tahun 2021 sampai 2022, tingkat hunian hotel, kemudian pajak resto, benar-benar Malang ini akan menjadi kota kuliner. Orang-orang yang akan datang ke kota Malang, kadang kadang untuk mencicipi masakannya itu yang paling banyak. Sedangkan 60% saya rasa masih sangat mampu untuk kita raih,” ungkap Made di Kota Malang, Kamis (24/11/2022).

Pemkot Malang, sebut Made, harus serius dalam memanfaatkan potensi yang dimilikinya. Meskipun di satu sisi, Menteri Keuangan telah menyampaikan kemungkinan resesi dialami Indonesia tahun depan, menurut Made target PAD meningkat 60% itu dirasa masih bisa dikejar.

Apalagi, terdapat banyak faktor yang menjadi pendukung agar realisasi targer PAD pada tahun 2023 bisa mencapai angka Rp 1 triliun. Diantaranya melalui UMKM, pajak restoran, dan pajak hotel.

“Kita meyakini bahwa perekonomian kita baik-baik saja, terutama di tingkat nasional supaya tidak sampai terjadi resesi dan kita percaya dengan kabinet yang sekarang dipimpin Pak Jokowi. Kita yakin mampu mengendalikan itu,” lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita membeberkan Tim Anggaran Pemerintah Kota Malang (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang telah menyepakati target PAD Kota Malang sebesar Rp 1.179.181 683.130,-.

“PAD tersebut berasal dari pajak daerah sebesar Rp. 1.000.006.000.000 retribusi daerah sebanyak Rp. 53.267.985.400. Disamping itu ada dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebanyak Rp. 28.696.022.152 dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp. 97.211.675.578,“ beber Amithya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...