Sabtu
17 Oktober 2026 | 10 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir, Bupati Ipuk: Kita Fokus Keselamatan Warga

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-06112022

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyalurkan bantuan untuk korban banjir luapan air Sungai Yas di Desa Kalibaru Wetan dan mendirikan posko bantuan serta dapur umum yang dipusatkan di Balai Desa Kalibaru Wetan.

Banjir luapan air Sungai Yas pada Kamis (3/11) malam menerjang enam desa, yakni Desa Kajarharjo, Kalibaru Kulon, Kalibarumanis, Banyuanyar, Kebunrejo, dan Kalibaru Wetan. BPBD mencatat  di Kalibaru Wetan banjir mengakibatkan 35 rumah rusak berat, 13 rusak sedang, 13 rusak ringan, dan banjir juga menyebabkan dua jembatan putus di Dusun Krajan, Desa Kajarharjo.

“Pendataan masih terus berlangsung. Bagi warga yang rumahnya rusak berat kami siapkan tempat tinggal sementara di Hotel Margo Utomo. Namun, warga banyak yang memilih tinggal di rumah kerabatnya,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Sabtu (5/11/2022).

Menurut Bupati Ipuk, untuk tahap awal fokus utama adalah keselamatan warga. Puskesmas dan tim kesehatan dihadirkan periksa kondisi warga, dan pembersihan puing-puing dan sampah.

“Kami bersama instansi terkait akan melakukan perencanaan mitigasi baru. Kami akan membuat jalur baru dari hulu agar tidak masuk ke sungai-sungai kecil yang ada di pemukiman warga,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, petugas bersama relawan dan warga melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan. Alat berat telah ditempatkan di lokasi untuk melakukan pembersihan.

Untuk langkah selanjutnya, tambah Bupati Ipuk, agar kejadian tidak kembali terulang, Pemkab Banyuwangi bersama instansi terkait membuat mitigasi baru.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, mengatakan, salah satu penyebab banjir tersebut karena curah hujan dengan intensitas tinggi mencapai 338 mm selama empat jam. Sehingga membuat saluran air yang kecil tidak mampu menampung lonjakan debit air dan meluap ke pemukiman warga.

“Penanganan jangka pendek segera mengembalikan fungsi saluran yang rusak agar tidak mengganggu suplai air. serta akan membuat afour saluran pembuangan perkebunan tebu diarahkan ke sungai besar agar aliran yang kecil ini tidak meluap kembali,” terangnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...