Sabtu
19 September 2026 | 9 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apel Gelar Pasukan Bencana, Ini Yang Disampaikan Bupati Sugiri

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-Apel-25102022

PONOROGO – Forkopimda Ponorogo melaksanakan Apel Gelar Pasukan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi tahun 2022 di Aloon-Aloon Ponorogo, Senin (24/10/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Kapolres Ponorogo, AKBP Catur C. Wibowo, Kasdim 0802/Ponorogo, Mayor Inf Misirin, dan segenap jajaran Forkopimda.
 
Dalam rangkaian apel gelar tersebut juga dilaksanakan penyerahan sarana perlengkapan penanganan bencana oleh Forkopimda Ponorogo kepada masing masing perwakilan dari TNI, Polri, dan BPBD.

Bupati Sugiri mengatakan, wilayah Kabupaten Ponorogo telah memasuki awal musim penghujan, sehingga berpotensi terjadinya cuaca ekstrim.

“Kondisi ini perlu segera disikapi, terutama untuk wilayah yang memiliki tingkat resiko tinggi terhadap bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, melalui BPBD, jajaran TNI/POLRI, perangkat daerah lain, dan segenap relawan kebencanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo secara bersama-sama perlu mengambil langkah-langkah konkret, yang diawali dengan pelaksanaan Apel Pasukan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometorologi.

“Apel Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan ini dilaksanakan guna mengevaluasi kekuatan personil dan peralatan dalam rangka menghadapi bencana banjir, bencana tanah longsor, dan bencana alam lainnya. Setiap informasi kejadian kebencanaan yang masuk segera dikaji dan ditindaklanjuti guna mengurangi tingkat resiko yang mungkin terjadi,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Kang Giri menyampaikan apresiasinya atas dedikasi, kerja keras, dan kerja sama yang baik antara Pemkab Ponorogo melalui institusi terkait serta segenap relawan kebencanaan di Kabupaten Ponorogo, sehingga penanganan kejadian-kejadian bencana dapat diatasi dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan aktif dalam penanganan bencana di wilayah Kabupaten Ponorogo, tentunya Penanggulangan bencana adalah urusan bersama sesuai dengan konsep pentahelix, yaitu pemerintah, dunia usaha, masyarakat (komunitas kebencanaan), media masa, dan akademisi,” pungkas politisi PDI Perjuangan itu. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...
LEGISLATIF

Kanang Pantau Distribusi Bantuan Pangan di Ngawi, Soroti Sinergi KDMP-Bulog

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI Ir. Budi Sulistyono (Kanang) memantau distribusi bantuan pangan oleh Perum Bulog ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Minta Pemprov Jatim Selamatkan Lahan Sebelum Jadi Puso

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti meminta Pemprov Jatim mempercepat langkah menghadapi ...
KRONIK

Bupati Ipuk Jamin Pendidikan Anak Korban KM Virgo Asal Banyuwangi

BANYUWANGI – Dua warga Banyuwangi menjadi korban hilang KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. Dua korban ...