Senin
14 September 2026 | 12 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jika Menerima Ketidakadilan, Agustin Ajak Masyarakat Berani Bersuara

pdip-jatim-221024-poliana-wasbang-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Agustin Poliana minta masyarakat memiliki keberanian berpendapat tiap kali menerima tindakan yang sewenang-wenang. Baik dari masyarakat, penegak hukum, ataupun pemerintahan.

Ajakan itu dia lontarkan saat menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Mercure Grand Mirama Hotel, Surabaya, Minggu (23/10/2022).

Acara bertajuk ‘Persatuan Bangsa Dalam Dasar-Dasar Pancasila Mempunyai Sikap Membela Keadilan dan Kebenaran di Masyarakat’ itu diikuti warga Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.

“Kita sebagai sesama warga negara harus saling menguatkan, berani menyatakan benar jika benar, pun sebaliknya. Kita dorong masyarakat yang tertindak untuk berani bersuara, dan mendapatkan perlindungan tiap kali benar namun disalahkan,” tandas Agustin.

Politisi senior PDI Perjuangan tersebut itu pun kembali mengungkapkan pentingnya memahami Pancasila, salah satunya untuk mempertebal rasa saling menghargai dan toleransi terhadap sesama masyarakat.

Sebagai mahluk sosial, tutur Agustin Poliana, sudah seyogianya masyarakat saling tolong menolong tanpa membedakan kelas sosial.

Dia juga menyampaikan, dari kasus pengalaman yang ada, sering kali ditemui adanya kurang keberpihakan dalam hal keadilan, umumnya dirasakan masyarakat kecil.

“Ketidakadilan yang mereka terima, bukan hanya dari pemerintah, saja tetapi dari tetangga kanan kirinya tidak jarang juga melakukan hal serupa,” sebutnya.

Politisi yang akrab disapa Titin ini menambahkan, makna dari keadilan tidak sebatas menerima perlakuan yang sama. Namun yang sesuatu diterima harus sama rata dan rasa.

“Sering kali masyarakat kecil tidak mendapat perlakuan yang sama di depan hukum, ataupun tidak merasa menerima kebijakan yang tepat sasaran dari pemerintah. Oleh karenanya, negara lewat masyarakat harus mampu mewujudkan keadilan dari lingkungan tetangga sekitar rumah,” tutur dia.

Di depan 100 lebih peserta sosialisasi, mantan legislator DPRD Kota Surabaya 4 periode ini berpesan kepada peserta agar meletakkan keadilan kepada siapapun di atas kepentingan pribadi.

“Masyarakat jangan sembarang memvonis, intisari gotong-royong dari Pancasila, mengharuskan kita bersatu dengan masyarakat membangun negeri. Jadi jangan mudah memvonis, tetapi telaah dulu persoalan yang ada tanpa melihat posisi atau porsi yang dimiliki. Menjadi makhluk sosial kita harus saling menguatkan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...
HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...
KRONIK

Bupati Fauzi di Tatorbangan Ritual Culture 2026: Generasi Muda Harus Ambil Peran Jaga Warisan Leluhur

SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menggelar Tatorbangan Ritual ...
KRONIK

Atasi Kekeringan di Bojonegoro, Legislator Amin Thohari Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

​BOJONEGORO – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...