Jumat
18 September 2026 | 3 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disambati Warga Bulak Masalah Banjir, Abdul Ghoni: Perlu Upaya Serius dari Kita

PDIP-Jatim-Abdul-Ghoni-13102022

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Muhklas Ni’am, menggelar serap aspirasi di RT 04 RW 03 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Rabu malam, (12/10/2022). Tampak hadir Ketua RW 05, Samuri, dan Ketua RW 03, Gatot, dan beberapa pengurus RT 01-08 RW 03.

Dalam kegiatan resesnya, politisi PDI Perjuangan tersebut mendapat keluhan masalah banjir yang sering terjadi di wilayah Bulak. Selain itu, juga penanganan banjir yang belum maksimal. Salah satu warga berharap adanya pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. Pada saat musim hujan selalu menjadi langganan banjir.

Menyikapi hal tersebut, Abdul Ghoni Muhklas Ni’am, menyebut upaya mengatasi banjir memerlukan pembiayaan yang relatif besar. Karena itu, perlu melakukan upaya secara serius dengan melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat dan pihak swasta.

“Mitigasi banjir memerlukan upaya yang sungguh-sungguh dan terintegrasi,” ujarnya.

Ghoni menerangkan, mitigasi banjir dapat dilakukan dengan sejumlah cara. Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur, seperti revitalisasi selokan maupun sungai, di samping upaya penerapan early warning system dan pengembangan soft skill masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir.

Menurut anggota Komisi C DPRD Surabaya tersebut, pemerintah perlu menjalankan program edukasi secara sistemik sampai kepada aparat di tingkat terkecil, seperti RT/RW.  

“Harus diberi pemahaman sampai kepada RT, bahwa ketika terjadi hujan ekstrem itu bisa menyebabkan banjir. Artinya, pada kondisi hujan deras jangan sampai tertidur pulas, masyarakat harus waspada,” jelas Ghoni.

Edukasi semacam ini, lanjut Ghoni, memang memerlukan upaya yang besar, namun bisa jadi cukup efektif. Salah satunya menjadi bagian dari muatan lokal pendidikan usia dini di sekolah dan bahkan bagian dari budaya masyarakat. Seperti tradisi bersih desa atau kerja bhakti yang harus dilakukan secara periodik dan simultan.

“Semua ini tidak terlepas dari upaya kolektif masyarakat untuk bersama-sama mencegah bencana, melalui komunikasi dan upaya saling mengingatkan dari perangkat kelurahan dan masyarakat,” terangnya.

“Ini kadang kita abai karena bencana hanya sesaat, di antara 365 hari dalam setahun, hujannya hanya beberapa hari. Tapi edukasi benar-benar dibutuhkan, dan ini harus dilakukan secara kolektif oleh kelompok masyarakat. Tidak bisa masing-masing individu,” pungkasnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Perda Transportasi Publik Tetapkan Standar Layanan yang Terukur

Diana AV Sasa mendorong Perda Transportasi Publik Terintegrasi memuat standar layanan yang jelas, mulai cakupan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Minta Dindik Jatim Periksa Dugaan Pungutan di SMKN 1 Mojoagung

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono meminta Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim turun langsung ...
SEMENTARA ITU...

Pementasan Teater Puchi Mari Mari di Magetan, Ajang Pertukaran Budaya Indonesia – Jepang

MAGETAN — Kelompok teater asal Jepang, Puchi Mari Mari, menggelar pertunjukan seni di Halaman Perpustakaan Dbuku, ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Penerima Bansos Tak Lagi Semata Mengacu Desil, Muskel Jadi Penentu Prioritas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...