Jumat
16 Oktober 2026 | 7 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ony Berharap Regsosek 2022 Hasilkan Satu Data Multi Guna

pdip-jatim-eksekutif-210922-ony-anwar-harsono-1

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono membuka rapat koordinasi daerah (Rakorda) pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) tahun 2022, pada Selasa kemarin (20/9/2022).

Seperti diketahui, Regsosek yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 merupakan sistem basis data penduduk yang mencakup profil, kondisi sosial, dan ekonomi serta tingkat kesejahteraan masyarakat.

Regsosek juga terhubung dengan data induk kependudukan, serta basis data lainnya. Dalam hal ini, data yang digunakan mencakup hingga tataran desa ataupun kelurahan.

Pendataan tersebut tidak terlepas pada agenda pemerintah dalam mewujudkan reformasi sistem perlindungan sosial. Dengan harapan, akan tersedianya Satu Data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dalam sambutan pembukaan menyampaikan, Regsosek sebagai salah satu bagian dari proses untuk mencapai Satu Data, sebagaimana arahan dari Presiden RI Joko Widodo.

“Sehingga di kemudian hari, kita tidak menggunakan banyak data,” kata Bupati Ony.

Bupati kader PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi tersebut menyebut, data yang terhimpun dari pelaksanaan Regsosek tahun 2022 ini dapat dimanfaatkan secara luas. Termasuk juga mendukung program pemberdayaan ekonomi.

“Dapat dimanfaatkan untuk penyediaan kebutuhan infrastruktur dasar, pemerataan akses pendidikan, dan kesehatan dan program lain untuk mendorong potensi pembangunan di pusat maupun di daerah,” ujarnya.

Rakorda pendataan awal Regsosek tahun 2022 dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Ngawi, Forkompinda, pimpinan instansi vertikal, BUMN, perusahaan swasta, perguruan tinggi, serta pondok pesantren.

Bupati Ony pun meminta seluruh stakeholder untuk turut menyukseskan program Regsosek tahun 2022 tersebut. Bupati Ony meminta agar stakeholder untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait kegiatan tersebut.

“Saya mengharapkan kemudahan akses dan penyebarluasan informasi terkait kegiatan ini kepada masyarakat. Agar bisa didapatkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

“Sehingga, tidak ada lagi protes ataupun konflik di masyarakat ketika ada program perlindungan sosial,” pungkas Bupati Ony Anwar Harsono. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...