Senin
24 Agustus 2026 | 11 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bagikan Belasan Ribu Bendera Merah-Putih ke Warga, Bupati Ipuk Berdayakan 77 Penjahit Kampung

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-08082022

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi punya cara inovatif untuk merayakan peringatan kemerdekaan Indonesia pada bulan Agustus 2022. Salah satunya dengan melibatkan 77 penjahit di kampung-kampung untuk memproduksi bendera Sang Merah-Putih yang akan dibagikan gratis ke warga.

Para penjahit yang berasal dari kampung-kampung itu dikumpulkan di GOR Tawang Alun, Senin (8/8/2022), untuk mulai memproduksi bendera. Total akan diproduksi sedikitnya 17.822 bendera.

“Kemungkinan akan bertambah, karena juga ada gotong royong berbagai elemen,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin (8/8/2022).

Suasana produksi bendera begitu riuh dan menggembirakan. Sembari fokus menjahit, para penjahit dari berbagai kampung itu sesekali saling melempar canda. Apalagi ketika Bupati Ipuk secara spontan membikin kuis.

“Ayo, siapa yang tahu, siapa yang menjahit Sang Merah-Putih dan dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan?” tanya Bupati Ipuk.

Para penjahit pun berebut menjawab. Suasana riuh. “Ibu Fatmawati,” semua berebut menjawab. Bupati Ipuk lantas memberikan hadiah tambahan honor menjahit yang dibungkus ke dalam amplop kepada penjahit yang beruntung bisa menjawab.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan puluhan penjahit kampung untuk ikut memproduksi bendera Merah-Putih.

“Jadi, peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial, tapi salah satunya kita konkretkan dengan memberdayakan ekonomi para penjahit di kampung-kampung,” ujar Bupati Ipuk.

Selain mendapatkan honor dari jasa produksi bendera, para penjahit juga mendapatkan uang sewa dari mesin jahitnya yang dibawa ke tempat produksi bendera secara massal.

“Kita sengaja tidak pesan bendera ke pabrikan konveksi besar, tapi ke penjahit di kampung-kampung agar ekonomi arus bawah terus bergerak. Ini adalah salah satu bentuk pemberdayaan UMKM, untuk pemulihan ekonomi,” imbuh Bupati Ipuk.

Selain memberdayakan para penjahit kampung, Bupati Ipuk bersama Forkopimda Banyuwangi juga memborong bendera yang dijual oleh sejumlah PKL di pinggir jalan.

“Bendera-bendera itu nanti dibagikan gratis. Ada yang dibagikan ke nelayan, karena sebagian kemarin saya lihat bendera di perahunya sudah agak kusam. Juga dibagikan ke petani, warga di desa-desa, dan sebagainya,” jelas bupati perempuan tersebut.

Program pemberdayaan penjahit kampung dari Bupati Ipuk itu disambut antusias para penjahit. Supriyanto, seorang penjahit penyandang disabilitas, merasa terhormat bisa ikut dilibatkan menjahit Merah-Putih.

“Semoga nanti bendera yang saya buat bermanfaat dan membanggakan bagi yang memakainya nanti,” kata penjahit asal Kampung Bakungan, Glagah, tersebut.

Di acara pembuatan bendera itu, Supriyanto menargetkan bisa membuat 20 bendera. Sehari-hari Supriyanto menerima pesanan jahit di rumahnya.

“Saya terharu bisa diikutkan memproduksi bendera Merah-Putih, di momen menjelang peringatan kemerdekaan,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...